LOS ANGELES, 5 Oktober 2025 – Salah satu lagu dalam album baru Taylor Swift, Actually Romantic, menjadi sorotan karena diduga menyindir sesama bintang pop, Charli XCX. Sejak perilisan album terbarunya pada Jumat (3/10), Taylor Swift kembali memicu spekulasi di kalangan penggemar.
Lagu yang menempati urutan ketujuh dalam album itu menggambarkan kisah tentang “seorang penyanyi lain” yang kerap melontarkan sindiran terhadap Swift. Dalam liriknya, Swift menulis tentang seseorang yang menyebutnya sebagai “boring Barbie” dan menulis lagu tentang betapa mereka membencinya.
Spekulasi ini muncul karena kemiripan tema dengan lagu Sympathy is a Knife dari album Brat milik Charli XCX, yang rilis tahun lalu. Dalam lagu itu, Charli menyinggung perasaan cemburu terhadap seorang perempuan yang hadir di konser pacarnya. Pacar Charli saat itu, George Daniel, adalah drummer band The 1975, sementara Swift sempat menjalin hubungan dengan vokalis band tersebut, Matty Healy.
Makna Actually Romantic Menurut Swift
Dalam Actually Romantic, Swift justru membalikkan narasi. Ia menyebut perhatian negatif yang diterimanya sebagai sesuatu yang romantis. “Kedengarannya jahat, tapi rasanya seperti kamu sedang menggoda,” tulis Swift dalam liriknya. “Semua usahamu itu, sebenarnya romantis.”
Dalam pemutaran film peluncuran album di bioskop, Swift menjelaskan bahwa lagu tersebut merupakan ‘surat cinta untuk seseorang yang membencimu’. Ia menambahkan, “Saat seseorang begitu memikirkanmu — bahkan secara negatif — itu tetap terasa seperti bentuk kasih sayang. Dalam industri ini, perhatian adalah bentuk afeksi.”
Kendati demikian, baik Swift maupun Charli XCX belum memberikan konfirmasi apakah lagu-lagu mereka memang ditujukan untuk satu sama lain.
Menariknya, Swift pernah memuji Charli dalam wawancara dengan New York Magazine tahun lalu, dengan mengatakan dia “terpesona oleh kepekaan melodi Charli sejak pertama kali mendengar lagu ‘Stay Away’ pada 2011.”
Namun, dengan munculnya Actually Romantic, penggemar kini berspekulasi bahwa hubungan kedua bintang pop itu kembali tegang.
Reaksi Penggemar
Di berbagai penjuru dunia, Swifties pun ramai membahas teori ini. Dalam acara Swiftogeddon di London, Anya (24) dari Brighton mengaku tak perlu repot menebak makna lagu.
“Internet sudah melakukannya untuk saya,” ujarnya sambil tertawa. “Saya yakin lagu itu tentang Charli, tapi liriknya juga terasa universal — semua orang pernah punya pengalaman seperti itu.”
Sementara Tanya (27), penggemar berat Charli XCX, menilai langkah Swift tidak sepenuhnya adil. “Saya rasa itu tidak terlalu feminis,” katanya. “Tapi ya, itu bentuk kebebasan berekspresi.”
Swift memang terkenal dengan gaya penulisan lagu yang kerap menyimpan pesan tersembunyi. Album The Life of a Showgirl pun penuh spekulasi. Beberapa lagu lain seperti Father Figure tampak menyindir mantan bos labelnya, Scott Borchetta. Cancelled! menyinggung status pertemanannya dengan Blake Lively. Sementara Opalite dikaitkan dengan mantan kekasih Travis Kelce, Kayla Nicole.
Meski begitu, Swift pernah menegaskan bahwa ia tidak akan pernah mengungkap secara pasti siapa yang menjadi inspirasi di balik lagu-lagunya. “Makna lagu akan selalu jadi milik pendengar,” ujarnya dalam wawancara beberapa waktu lalu.












