Leicester – Leicester City resmi mengumumkan perpisahan dengan manajer Ruud van Nistelrooy pada Jumat (27/6/2025), hanya beberapa pekan setelah klub tersebut terdegradasi dari Liga Premier Inggris. Keputusan ini diambil atas dasar kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.
Van Nistelrooy, mantan penyerang tajam Manchester United dan Real Madrid, dipercaya menukangi The Foxes pada November tahun lalu. Saat itu, tim tengah terseok di posisi ke-16 klasemen sementara. Namun, ia gagal menyelamatkan Leicester dari degradasi, dengan hanya mencatat lima kemenangan selama masa jabatannya.
Leicester menutup musim di peringkat ke-18, terpaut 13 poin dari zona aman. Hasil ini menandai kembalinya mereka ke divisi Championship, hanya dua musim setelah meraih trofi Piala FA.
“Ruud telah memimpin klub dalam masa yang sangat menantang,” tulis Leicester dalam pernyataan resmi mereka. “Ia meninggalkan klub dengan rasa hormat dan ucapan terima kasih dari semua pihak di Leicester City atas dedikasi dan kerja kerasnya, serta doa terbaik untuk masa depannya.”
Pelatih berusia 48 tahun itu pernah mengantar PSV Eindhoven menjuarai Piala KNVB (Piala Belanda) saat menjabat sebagai manajer. Setelah itu, ia bergabung dengan staf pelatih Manchester United sebagai asisten Erik ten Hag. Ia sempat menjabat sebagai pelatih interim di Old Trafford pasca pemecatan Ten Hag, sebelum digantikan oleh Ruben Amorim.
Dalam pernyataan pribadinya, Van Nistelrooy mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya ingin menyampaikan terima kasih secara pribadi kepada para pemain, pelatih, akademi, dan seluruh staf Leicester City atas profesionalisme dan dedikasi mereka selama saya berada di klub,” ucapnya.
Leicester menambahkan bahwa staf pelatih tim utama akan menangani sesi latihan pramusim hingga manajer baru ditunjuk. Saat ini, klub belum mengumumkan siapa kandidat pengganti Van Nistelrooy.