Liverpool – Harapan Liverpool untuk mengunci gelar Liga Inggris ke-20 harus tertunda meski kemenangan dramatis berhasil mereka raih di markas Leicester City. Namun, hasil ini tetap membawa The Reds kian dekat ke tangga juara musim 2024-2025.
Di sisi lain, pekan ke-33 juga menjadi momen kepastian pahit bagi dua tim promosi, Southampton dan Leicester, yang resmi kembali terdegradasi ke Divisi Championship.
Liverpool sebenarnya bisa memastikan gelar juara lebih awal pada Minggu (20/4/2025) jika dua syarat terpenuhi: meraih kemenangan atas Leicester City dan berharap Arsenal gagal menang dalam laga yang digelar dua jam lebih awal kontra Ipswich Town.
Namun, harapan tersebut langsung pupus setelah Arsenal tampil gemilang dan membantai Ipswich Town dengan skor meyakinkan 4-0. Gol-gol dari Leandro Trossard, Gabriel Martinelli, dan wonderkid Ethan Nwaneri membungkam tuan rumah dan menunda pesta juara Liverpool.
“35 menit pertama adalah sepak bola terbaik kami musim ini,” ujar Mikel Arteta usai laga kepada BBC Radio 5 Live. “Kami membuat perubahan, menghemat tenaga pemain inti, memberi menit bermain bagi yang lain, dan tetap meraih kemenangan. Ini sore yang sangat positif.”
Meski begitu, Liverpool tetap menjalankan tugasnya dengan baik saat bertandang ke Stadion King Power. Butuh perjuangan ekstra untuk menaklukkan perlawanan Leicester, namun gol telat dari Trent Alexander-Arnold di penghujung laga memastikan kemenangan tipis bagi tim asuhan Jürgen Klopp.
Tambahan tiga poin membuat Liverpool kini mengoleksi 76 poin, unggul 13 angka dari Arsenal yang berada di peringkat kedua dengan 63 poin. Dengan lima laga tersisa, Arsenal hanya bisa meraih maksimal 78 poin, sehingga Liverpool hanya tinggal menunggu satu hasil krusial untuk merayakan gelar.
Peluang itu bisa datang lebih cepat. Jika Arsenal gagal menang saat menjamu Crystal Palace di Emirates Stadium, Rabu (23/4/2025), maka Liverpool akan resmi menjadi juara tanpa perlu memainkan laga pekan depan. Namun jika Arsenal menang, The Reds harus menunggu hingga laga kontra Tottenham Hotspur di Anfield, Minggu (27/4/2025), untuk menyegel gelar di hadapan pendukung sendiri.
Sementara itu, kemenangan Liverpool juga membawa konsekuensi bagi Leicester City. Dengan hanya mengumpulkan 18 poin hingga pekan ke-33, skuad asuhan Ruud van Nistelrooy dipastikan kembali turun kasta karena tak mungkin mengejar West Ham United di posisi ke-17 yang telah mengoleksi 36 poin.
Leicester pun menyusul Southampton, yang lebih dulu dipastikan terdegradasi pekan lalu. Ipswich Town menjadi kandidat kuat sebagai tim ketiga yang akan terdegradasi. Tim promosi itu kini berada di zona merah, dan hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan mereka. West Ham hanya perlu satu poin lagi dari lima laga tersisa untuk memastikan Ipswich bergabung dengan dua tim promosi lainnya ke Championship musim depan.
Musim ini menjadi catatan tersendiri di Premier League, di mana ketiga tim promosi tampaknya harus kembali turun kasta hanya dalam satu musim kompetisi. Sebuah cerminan betapa ketat dan brutalnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.