Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Sports

Masa Depan Carlo Ancelotti di Ujung Tanduk, Xabi Alonso sebagai Pengganti?

badge-check


					Masa Depan Carlo Ancelotti di Ujung Tanduk, Xabi Alonso sebagai Pengganti? Perbesar

Madrid – Masa depan Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala Real Madrid tengah berada di ambang perpisahan. Meski masih terikat kontrak hingga Juni 2026, pelatih asal Italia itu dikabarkan akan segera didepak dari kursi kepelatihan menyusul hasil mengecewakan di ajang Liga Champions musim ini.

Real Madrid, yang datang sebagai juara bertahan, harus menelan pil pahit setelah tersingkir secara menyakitkan oleh Arsenal di babak perempat final. Kekalahan agregat 1-5 dari klub asal London Utara itu memicu kekecewaan besar di tubuh manajemen dan suporter El Real.

Situasi semakin pelik menjelang laga final Copa del Rey yang akan mempertemukan Real Madrid dengan rival abadi mereka, Barcelona, pada 26 April mendatang. Pertandingan ini diyakini menjadi penentu nasib Ancelotti. Jika Real Madrid kembali menelan kekalahan, sang pelatih hampir dipastikan akan mengakhiri masa baktinya di Santiago Bernabéu lebih cepat dari kontrak yang berlaku.

Xabi Alonso Jadi Kandidat Utama

Menurut laporan sejumlah media Spanyol, Real Madrid telah menetapkan Xabi Alonso sebagai kandidat utama untuk menggantikan Ancelotti. Nama Alonso bukanlah asing bagi publik Madrid. Mantan gelandang elegan itu pernah membela Real Madrid pada 2009–2014 dan saat ini tengah bersinar sebagai pelatih Bayer Leverkusen.

Musim lalu, Alonso sukses menorehkan tinta emas dengan membawa Leverkusen menjuarai Bundesliga untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Prestasi itu diraih dengan catatan luar biasa—tak terkalahkan sepanjang musim. Selain meraih gelar liga, Die Werkself juga menyabet trofi DFB-Pokal dan sempat mencatatkan rekor 51 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi, sebelum akhirnya tumbang 0-3 dari Atalanta di final Liga Europa.

Kemampuan Alonso meracik tim dan membangun mental juara membuatnya menjadi sosok ideal di mata manajemen Madrid. Meski sempat menolak pinangan Los Blancos di akhir musim 2023-2024 untuk bertahan di Leverkusen, kali ini situasinya bisa berbeda.

Warisan Don Carlo di Bernabéu

Jika benar akan berpisah, kepergian Ancelotti tentu akan meninggalkan jejak mendalam. Selama dua periode menangani Real Madrid, Don Carlo telah mempersembahkan total 15 trofi bagi klub raksasa Spanyol tersebut.

Pada periode pertamanya (2013–2015), Ancelotti berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions ke-10 (La Décima) yang sudah lama dinanti, serta trofi Copa del Rey, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Klub. Sementara pada periode kedua (2021–sekarang), prestasi Ancelotti kian lengkap dengan tambahan dua gelar Liga Champions, dua Liga Spanyol, serta sejumlah trofi domestik dan internasional lainnya.

Meski demikian, tekanan di Real Madrid selalu tinggi. Kekalahan di Liga Champions musim ini menjadi pukulan telak yang bisa mengakhiri salah satu era paling sukses dalam sejarah kepelatihan klub.

Kini, semua mata tertuju pada final Copa del Rey akhir pekan depan. Apakah Ancelotti mampu menyelamatkan jabatannya untuk sementara waktu, atau justru menyerahkan tongkat estafet kepada generasi baru yang digadang-gadang dalam diri Xabi Alonso?

Waktu akan menjawab. Namun satu hal yang pasti, Real Madrid kembali berada di titik perubahan besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dipermalukan Tim Kasta Keempat Liga Inggris, Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup

28 Agustus 2025 - 09:40 WIB

Manchester United dipermalukan Grimsby di Carabao Cup lewat adu penalti 12-11. Ruben Amorim akui timnya tampil buruk.

DPR Setujui Naturalisasi 5 Pemain untuk Timnas Indonesia

27 Agustus 2025 - 07:50 WIB

Rivalitas Baru Newcastle vs Liverpool Panaskan Liga Inggris

26 Agustus 2025 - 08:18 WIB

Liverpool menang dramatis 3-2 atas Newcastle lewat gol Rio Ngumoha menit ke-100, di tengah panasnya saga transfer Alexander Isak.

Seri Lawan Fulham, Amorim Kritik Mentalitas Bertahan Manchester United

25 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Ruben Amorim kritik mentalitas bertahan Manchester United usai ditahan Fulham 1-1 di Craven Cottage, Premier League 2025/2026.

Marquez Catat Kemenangan Ketujuh Beruntun di MotoGP Hungaria

25 Agustus 2025 - 07:42 WIB

Marc Marquez juarai MotoGP Hungaria 2025 usai kalahkan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi. Semakin dekati gelar juara.
Trending di Sports