Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Memperkuat Persahabatan dan Sinergi : Strategi ISNU Banyuwangi untuk Ambil peran Besar dalam Pembangunan Daerah.

badge-check


					Memperkuat Persahabatan dan Sinergi : Strategi ISNU Banyuwangi untuk Ambil peran Besar dalam Pembangunan Daerah. Perbesar

Elmedia – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Banyuwangi menggelar pertemuan strategis di Seblang Cafe, Singojuruh, pada Minggu (23/03/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota Pengurus Cabang (PC) ISNU Banyuwangi serta Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari berbagai Kecamatan.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga menegaskan pentingnya persahabatan yang kokoh, sinergi dengan pemerintah, dan regenerasi kepemimpinan untuk masa depan yang lebih gemilang!

Ketua Umum PC ISNU Banyuwangi, Abdul Azis, dalam sambutannya dengan penuh semangat menekankan bahwa persahabatan adalah kekuatan utama ISNU. Organisasi sangat bergantung pada soliditas internal dan kapasitas kolaborasi eksternal.

Menurutnya, pendekatan berbasis persahabatan di dalam organisasi memiliki korelasi langsung dengan efektivitas kerja kolektif, sebagaimana dijelaskan dalam teori modal sosial.

“Persahabatan dalam tubuh ISNU bukan sekadar relasi sosial, tetapi merupakan modal sosial yang memungkinkan terjadinya koordinasi dan kerja sama yang lebih efisien. Modal sosial ini harus terus dipupuk untuk menghasilkan kebermanfaatan yang lebih besar. ISNU harus menjadi mitra strategis dalam kebijakan daerah! Kita harus hadir dan memastikan kebijakan yang diambil berpihak kepada organinasi dan masyarakat” ujar Abdul Aziz.

Ia juga mendorong ISNU di tingkat kecamatan untuk lebih aktif berkolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk dunia usaha dan akademisi, agar program-program yang dijalankan berdampak lebih luas.

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Azis menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di tingkat PAC adalah keharusan! PAC yang masa kepengurusannya telah habis diminta untuk segera menggelar konferensi anak cabang.

“Jangan sampai organisasi stagnan! Kita butuh pemimpin baru dengan energi baru agar ISNU semakin progresif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ungkapnya.

Menurutnya, pemimpin muda dengan gagasan segar akan membuat ISNU semakin dinamis dalam menjalankan program-programnya.

Suasana pertemuan semakin hangat ketika Dr. Abdul Qadir, perwakilan PAC ISNU Genteng yang juga guru di MTsN 11 Banyuwangi, memberikan tausiyah inspiratif tentang hikmah berbagi takjil di bulan Ramadhan.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kekuatan ISNU ada pada kebersamaan dan jaringan yang luas. Inilah modal besar kita untuk berkontribusi lebih bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.

Tak hanya soal internal organisasi, Abdul Azis juga menyoroti pentingnya kemitraan erat dengan Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia menegaskan bahwa ISNU harus hadir dalam setiap kebijakan yang menyentuh masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.

“Memberi takjil bukan hanya sekadar berbagi makanan, tapi juga bentuk kepedulian yang bernilai pahala besar. Rasulullah telah mencontohkan bahwa orang yang memberi makanan berbuka akan mendapatkan pahala yang sama seperti orang yang berpuasa,” terangnya.

Ia pun mengajak seluruh anggota ISNU untuk aktif dalam kegiatan sosial selama Ramadhan, seperti berbagi takjil dan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pertemuan ini ditutup dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme. Para peserta berkomitmen untuk terus mempererat persahabatan, memperkuat sinergi dengan pemerintah, dan menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.

Dengan soliditas, sinergi, dan regenerasi, ISNU Banyuwangi siap melangkah lebih jauh!

(opo/yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News