Roma – Bodø/Glimt menciptakan sejarah besar di Stadio Olimpico, Jumat (18/4/2025) dini hari WIB. Klub asal Norwegia itu menyingkirkan tuan rumah Lazio lewat adu penalti dan melaju ke semifinal Liga Europa — menjadi tim Norwegia pertama yang mencapai babak empat besar dalam sejarah kompetisi antarklub UEFA senior putra.
Pertandingan dramatis ini berakhir dengan skor agregat 3-3 setelah 120 menit, sebelum Bodø/Glimt menang 4-3 lewat drama adu penalti. Kiper Nikita Haikin menjadi pahlawan dengan menggagalkan penalti terakhir Taty Castellanos, memicu selebrasi liar di antara pemain dan suporter tim tamu.
Lazio Bangkit, Bodø/Glimt Tak Gentar
Tertinggal 0-2 dari leg pertama, Lazio tampil agresif sejak awal. Gol cepat tercipta melalui sentuhan tumit indah Castellanos yang menyambut umpan rendah Gustav Isaksen. Mattia Zaccagni nyaris menggandakan keunggulan tuan rumah lewat tendangan bebas yang membentur mistar jelang turun minum.
Namun Bodø/Glimt bukan tanpa ancaman. Di awal babak kedua, Jostein Gundersen memaksa kiper Christos Mandas melakukan penyelamatan penting. Meski terus tertekan, wakil Norwegia nyaris mengamankan tiket semifinal sebelum Tijjani Noslin mencetak gol penyama agregat pada menit akhir waktu normal, memanfaatkan sundulan Alessio Romagnoli.
Tambahan Waktu Penuh Ketegangan
Lazio sempat membalikkan agregat menjadi unggul 3-2 setelah Boulaye Dia menanduk umpan lambung Mattéo Guendouzi. Tapi Bodø/Glimt kembali menunjukkan mental baja. Andreas Helmersen menyambut umpan silang Olli Määttä dengan sundulan tajam ke tanah yang tak mampu dihalau Mandas — skor agregat 3-3, pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Di babak tos-tosan, Jens Petter Hauge menjadi eksekutor pertama Bodø/Glimt yang gagal. Namun keberuntungan berpihak kepada tim tamu setelah Loum Tchaouna dan Noslin juga gagal menjalankan tugasnya. Patrick Berg sempat memiliki kesempatan mengunci kemenangan lebih awal, namun penaltinya melambung tinggi. Ketegangan mencapai puncak saat Haikin menepis tendangan Castellanos dan mengantar Bodø/Glimt ke semifinal dengan cara yang luar biasa.
Haikin: “Ini untuk Sepak Bola Norwegia”
“Saya masih tak percaya ketika menyelamatkan penalti terakhir. Tapi begitu melihat teman-teman berlari, saya ikut berlari dan baru sadar kami telah menang,” ujar Nikita Haikin penuh emosi. “Ini bukan hanya untuk klub, tapi untuk seluruh sepak bola Norwegia.”
Sementara itu, pelatih Lazio Marco Baroni menyatakan kebanggaannya atas perjuangan anak asuhnya. “Kami menunjukkan kualitas dan semangat luar biasa. Saya kecewa dengan hasilnya, tapi tetap bangga kepada para pemain dan suporter kami,” kata Baroni.
Statistik Menarik
- Bodø/Glimt menjadi tim Norwegia pertama yang mencapai semifinal kompetisi antarklub UEFA senior.
- Mereka telah memenangi delapan dari sepuluh laga dua leg terakhir di Eropa.
- Kemenangan ini mengakhiri empat kekalahan beruntun atas tim Italia dalam duel dua leg UEFA.
- Bodø/Glimt hanya gagal mencetak gol dua kali dalam 26 laga Eropa terakhir.
- Lazio hanya gagal mencetak gol sekali dalam 16 laga kandang terakhir di Eropa.
Di babak semifinal, Bodø/Glimt akan menghadapi Tottenham Hotspur.