Boston – Boston Celtics memastikan tiket ke semifinal Wilayah Timur usai menaklukkan Orlando Magic dengan skor telak 120-89 pada gim kelima babak pertama playoff NBA, Selasa (30/4/2025) waktu setempat.
Jayson Tatum tampil impresif dengan torehan 35 poin, 10 assist, dan delapan rebound. Celtics yang dikenal dengan gaya bermain berbasis tripoin justru mencatat rekor anomali. Untuk pertama kalinya sejak 2021, mereka mengakhiri babak pertama tanpa satu pun tembakan tiga angka yang masuk.
“Kami harus menemukan cara berbeda untuk menang,” ujar pelatih Celtics, Joe Mazzulla. “Setiap seri playoff punya tantangan sendiri. Dan kali ini, kami menang bukan lewat kekuatan utama kami.”
Boston memang sempat tertinggal sembilan poin di babak pertama dan kembali ketinggalan 47-51 di awal kuarter ketiga. Namun, momentum berubah saat bintang Magic, Paolo Banchero, terkena foul kelima hanya dalam waktu 79 detik setelah foul keempatnya.
Kejadian itu memicu protes keras dari pelatih Orlando, Jamahl Mosley, yang menilai anak asuhnya justru dilanggar. “Itu momen yang mengubah arah pertandingan, bahkan mungkin seri ini. Pemain terbaik kami harus duduk di bangku cadangan di kuarter ketiga,” ujar Mosley.
Tanpa Banchero, Boston mencetak 31 dari 40 poin berikutnya untuk menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 83-62.
Jaylen Brown turut menyumbang 23 poin untuk Celtics. Sementara dari kubu Magic, Franz Wagner mencetak 25 poin, Banchero 19 poin, dan Wendell Carter Jr. menyumbang double-double dengan 12 poin dan 10 rebound.
Tatum, yang sempat absen di gim kedua karena cedera pergelangan tangan, kembali menunjukkan konsistensinya dengan mencetak 35 poin atau lebih dalam tiga pertandingan terakhir. Ia tampil sempurna dari garis lemparan bebas (11/11) dan akurat dari lapangan (10/16), termasuk empat dari lima tembakan tiga angka yang berhasil masuk.
Celtics kini menunggu pemenang antara New York Knicks dan Detroit Pistons di semifinal. Knicks saat ini unggul 3-2 meski kalah tipis 103-106 dari Pistons pada pertandingan yang digelar sebelumnya di New York.