Peru – Seorang nelayan asal Peru, Maximo Napa (61), ditemukan selamat setelah 94 hari terombang-ambing di laut. Ia diselamatkan oleh sebuah kapal asal Ekuador di lepas pantai Chimbote, Peru utara, dan langsung mendapatkan perawatan medis, seperti dikonfirmasi oleh otoritas angkatan laut setempat pada Sabtu (16/3/2025).
Dalam wawancara penuh haru dengan media lokal, Napa mengungkapkan bahwa dirinya bertahan hidup dengan memakan burung, kura-kura, dan kecoak.
“Saya tidak ingin mati, terutama karena ibu saya. Saya juga memiliki cucu yang baru berusia dua bulan—itu yang membuat saya bertahan. Setiap hari saya memikirkan ibu saya,” ujarnya.
Angkatan Laut Peru membagikan dokumentasi momen penyelamatannya, termasuk foto Napa saat bertemu kembali dengan sang kakak setelah dievakuasi. Foto lainnya menunjukkan Napa tengah menjalani pemeriksaan medis.

Maximo Napa Bertemu dengan Kakak Pertama Kali Setelah Terombang-ambing di Laut Selama 94 Hari
“Kondisi fisiknya cukup baik. Ia bisa berjalan dan membersihkan diri sendiri. Meski masih syok, secara fisik ia dalam keadaan stabil,” kata Kapten Pelabuhan dari Angkatan Laut Peru, Jorge Gonzalez.
Napa diketahui berlayar pada 7 Desember dari Pelabuhan San Juan de Marcona. Namun, cuaca buruk dan arus laut yang kuat membuat kapalnya kehilangan arah. Kapal kecil yang digunakannya juga tidak dilengkapi pemancar radio, sehingga membuatnya semakin sulit ditemukan.
“Ini adalah sebuah keajaiban bahwa ayah saya bisa ditemukan,” kata Ines Napa, putrinya, kepada stasiun radio RPP. “Sebagai keluarga, kami tidak pernah kehilangan harapan untuk menemukannya.”
Keluarga Napa berencana merayakan ulang tahunnya yang terlewat saat ia masih terombang-ambing di laut. “Di hari ulang tahunnya, ia hanya bisa makan satu keping biskuit. Maka, perayaan ini sangat penting bagi kami karena bagi kami, ia telah terlahir kembali,” ujar keponakannya, Leyla Torres Napa.
Kisah Napa menambah daftar insiden dramatis orang-orang yang selamat setelah lama terombang-ambing di laut.
Pada Oktober tahun lalu, seorang pria Rusia bernama Mikhail Pichugin diselamatkan setelah lebih dari dua bulan terdampar di Laut Okhotsk. Sementara itu, pada 2023, seorang pelaut Australia, Tim Shaddock, juga ditemukan selamat bersama anjingnya setelah dua bulan terombang-ambing di Samudra Pasifik akibat kerusakan kapal.












