Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Nestle Pecat CEO nya karena Selingkuh dengan Bawahan

badge-check


					Kantor pusat Nestle di Swiss. Perbesar

Kantor pusat Nestle di Swiss.

ZURICH, 2 September 2025 – Terciduk selingkuh, Nestle pecat Laurent Freixe dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO). Raksasa makanan dan minuman asal Swiss itu, secara mendadak memberhentikan Freixe tepat setahun setelah Freixe resmi menjabat, Senin (1/9). Freixe diketahui menjalin hubungan romantis dengan salah satu bawahannya.

Nestle menegaskan, hubungan tersebut melanggar kode etik perusahaan. Kursi CEO kini digantikan oleh Philipp Navratil, eksekutif senior yang sebelumnya memimpin unit Nespresso.

“Keputusan ini perlu diambil. Nilai dan tata kelola Nestle adalah fondasi utama perusahaan kami. Saya berterima kasih atas pengabdian Laurent selama bertahun-tahun,” ujar Ketua Nestle Paul Bulcke dalam keterangan resmi.

Investigasi Internal

Kecurigaan soal hubungan pribadi Freixe pertama kali muncul pada musim semi tahun ini melalui hotline internal perusahaan. Dewan direksi segera membuka penyelidikan, meski awalnya hasil investigasi tidak menemukan bukti.

Namun, kekhawatiran yang terus berlanjut mendorong dilakukannya penyelidikan kedua, dipimpin langsung oleh Bulcke dan Direktur Independen Utama Pablo Isla dengan bantuan firma eksternal. Penyelidikan tersebut akhirnya mengonfirmasi adanya hubungan.

Menurut juru bicara Nestle, Freixe sempat menyangkal hubungan tersebut kepada dewan. Akibatnya, ia diberhentikan tanpa paket kompensasi keluar (exit package).

Guncangan di Tengah Tekanan Pasar

Pencopotan Freixe terjadi di tengah tantangan berat Nestle, termasuk tekanan tarif dagang Amerika Serikat dan pelemahan permintaan konsumen global. Selama setahun terakhir, saham Nestle turun 17 persen, tertinggal dibanding pesaing dan indeks pasar yang lebih luas.

Langkah mendadak ini juga memunculkan pertanyaan mengenai arah jangka menengah perusahaan, meskipun manajemen menegaskan strategi dan target tidak akan berubah.

“Pergantian ini menambah ketidakpastian mengenai arah perusahaan,” tulis analis JP Morgan dalam catatan untuk klien.

Pergantian di Level Global

Nestle bukan satu-satunya perusahaan besar yang diguncang isu serupa. Tahun ini, sejumlah perusahaan global melakukan perombakan akibat masalah etik pimpinan, termasuk Unilever, Diageo, dan Hershey.

Di Amerika Serikat, CEO Kohl’s Ashley Buchanan diberhentikan pada Mei lalu karena hubungan pribadi dengan mitra vendor. Sementara CEO Astronomer, Andy Byron, mengundurkan diri Juli setelah terekam berpelukan dengan staf di konser Coldplay.

Profil Philipp Navratil

Navratil bergabung dengan Nestle pada 2001 sebagai auditor internal. Ia kemudian meniti karier di berbagai posisi komersial, termasuk menjadi Country Manager Nestle Honduras (2009) dan Kepala Bisnis Kopi dan Minuman di Meksiko (2013).

Pada 2020, ia dipercaya memimpin unit bisnis strategis kopi global sebelum dipindahkan ke Nespresso pada Juli 2024. Sejak awal 2025, Navratil sudah duduk di jajaran direksi eksekutif Nestle.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tragedi Rio de Janeiro: Operasi Polisi Tewaskan 121 Orang

31 Oktober 2025 - 08:32 WIB

Operasi polisi di Rio de Janeiro menewaskan 121 orang, menjadikannya yang paling mematikan dalam sejarah Brasil.

Pencurian Mahkota Kerajaan di Louvre Prancis, Pakar Sebut Barang Curian Akan Hilang Selamanya

22 Oktober 2025 - 09:22 WIB

Pencurian mahkota Kerajaan di Louvre jadi aib nasional Prancis. Polisi buru geng spesialis perhiasan lintas Eropa.

Industri Film Dunia Tetap Melaju di Tengah Ancaman Tarif Trump

19 Oktober 2025 - 10:29 WIB

Ancaman tarif 100 persen dari Donald Trump tak hentikan produksi global seperti Star Wars: Starfighter. Industri film tetap melaju.

Aksi ‘No Kings’ di AS, Ribuan Warga Protes Kebijakan Trump

19 Oktober 2025 - 07:59 WIB

Ribuan warga AS turun ke jalan dalam aksi No Kings memprotes kebijakan Donald Trump yang dinilai mengancam demokrasi dan kebebasan sipil.

Tercatat Sejarah: Trump Umumkan Perang Gaza Berakhir

14 Oktober 2025 - 08:34 WIB

Hamas bebaskan sandera terakhir, Trump nyatakan perang Gaza berakhir. Dunia sambut babak baru perdamaian Timur Tengah.
Trending di Internasional