Tokyo – Nintendo Co., Ltd., yang berbasis di Kyoto, mengumumkan bahwa konsol terbaru mereka, Nintendo Switch 2, berhasil terjual lebih dari 3,5 juta unit dalam empat hari pertama setelah peluncuran pada 5 Juni 2025. Angka ini menjadikannya perangkat Nintendo dengan penjualan paling cepat sepanjang masa.
Peluncuran ini melampaui penjualan awal konsol-konsol besar. PlayStation 4 membutuhkan 16 hari untuk mencapai 2,1 juta unit, sedangkan PS5 butuh sekitar tujuh minggu untuk menembus 4,4 juta unit.
Latar Belakang dan Fitur Unggulan
Switch 2 mempertahankan konsep hibrid—dengan mode home dan portabel—namun hadir dengan layar lebih besar (7,9″ 1080p/120 Hz), peningkatan grafis, prosesor ARM Cortex A78C dan GPU Nvidia Ampere, serta memori 12 GB LPDDR5X. Joy-Con generasi kedua kini dilengkapi sensor optik dan tombol “C” untuk fitur GameChat, memungkinkan obrolan suara/video langsung saat bermain.
Peluncurannya juga menarik antrian panjang global. Di Jepang, 2,2 juta orang mengikuti lotere pembelian awal. Sedangkan di AS, pre-order Februari langsung habis dalam hitungan menit.
Nintendo menjual edisi standar seharga US$ 449,99, sementara bundle dengan Mario Kart World dibanderol US$ 499,99.
Nintendo memperkirakan penjualan Switch 2 akan mencapai 15 juta unit pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Sampai saat ini, konsol ini telah mencatat sekitar 23 % dari target tersebut dalam waktu hanya beberapa hari.
Menurut Bloomberg, ini adalah “rekor penjualan terbesar” yang pernah dicapai Nintendo .
Tanggapan Pasar dan Tantangan
Nintendo mencatat penjualan impresif untuk Switch 2, tetapi pasar investasi tidak sepenuhnya menerima peluncuran tersebut secara positif. Di Bursa Tokyo, saham Nintendo sempat turun sebesar 3,6% usai pengumuman penjualan, sementara di bursa Amerika Serikat, saham NTDOY mengalami penurunan sekitar 5%. Meski demikian, sejumlah analis tetap menilai prospek jangka panjang perusahaan masih tergolong stabil dan menjanjikan.
Selain itu, beberapa tantangan muncul di tahap awal distribusi. Sejumlah pembeli di Amerika Serikat melaporkan layar konsol mereka tergores karena staple pengaman pada kemasan toko, meskipun retailer segera mengganti unit yang rusak. Di Inggris, kasus lain muncul ketika sejumlah konsumen melaporkan kemasan konsol telah dibuka sebelum sampai ke tangan konsumen.
Di sisi lain, kritik dari para pengulas teknologi pun bermunculan. Meskipun peningkatan banyak pujian terhadap layar dan performa grafis, daya tahan baterai yang belum optimal serta pustaka game awal yang masih terbatas menjadi catatan penting. Kritikus menilai, Nintendo perlu segera menambah judul-judul eksklusif untuk menjaga antusiasme pemain, sekaligus memastikan ketersediaan perangkat tetap aman di tengah permintaan global yang tinggi.
Kesimpulan
Peluncuran Nintendo Switch 2 pada 5 Juni 2025 ini membukukan penjualan luar biasa, menembus 3,5 juta unit dalam empat hari. Alhasil, ini menetapkan standar baru di industri game. Meski tantangan pasokan dan harga yang tinggi sempat muncul, respons konsumen dan prospek penjualan jangka menengah tampak positif.