SILVERSTONE, Inggris – Lando Norris memprediksi F1 Grand Prix (GP) Inggris pada Minggu (6/7/2025) malam nanti akan menjadi salah satu balapan paling menarik musim ini. Enam pembalap dari empat tim berbeda punya peluang yang sama kuat untuk meraih kemenangan.
Pembalap McLaren tersebut akan start dari posisi ketiga di Sirkuit Silverstone, di belakang rekan setimnya Oscar Piastri dan pole sitter Max Verstappen dari Red Bull. Sementara itu, George Russell dari Mercedes serta duo Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, mengisi barisan di belakang mereka.
“Ini akan jadi balapan yang seru. Ada peluang bagi semua tim: Mercedes, Ferrari, Red Bull, dan kami di McLaren. Semua punya kekuatan di area berbeda,” ujar Norris dalam sesi jumpa pers usai kualifikasi, Sabtu (5/7/2025).
Piastri, yang saat ini unggul 15 poin dari Norris dalam klasemen pembalap, sepakat bahwa kemungkinan besar akan terjadi pertarungan enam arah. Hal ini juga diamini oleh Verstappen dan Russell.
Persaingan Ketat Sejak Kualifikasi
Hanya 0,23 detik memisahkan enam pembalap teratas dalam sesi kualifikasi. Bahkan, Ferrari yang dominan di sesi latihan sebelumnya, gagal memaksimalkan keunggulan karena kesalahan di tikungan akhir Vale/Club. Leclerc terdengar sangat frustrasi melalui radio tim, menggunakan kata-kata yang tak bisa disiarkan.
Verstappen sendiri merebut pole dengan strategi berbeda. Red Bull mengurangi downforce di bagian belakang mobil untuk mengatasi gejala understeer dan menambah kecepatan di lintasan lurus. Namun, ini berarti mobilnya akan lebih lambat di tikungan.
“Ferrari cepat di tikungan, tapi lambat di lintasan lurus. Kami (Red Bull) sebaliknya. McLaren ada di tengah-tengah,” kata Verstappen. “Kuncinya adalah menjaga kondisi ban tetap baik sepanjang lomba.”
Cuaca dan Strategi Ban Jadi Penentu
Norris menyebut faktor cuaca juga bisa jadi penentu. “Mungkin saja hujan. Red Bull sangat cepat di lintasan lurus, jadi menyalip mereka bakal sulit. Tapi mereka juga mengorbankan kecepatan di tikungan. Kita lihat saja nanti,” ujarnya.
Piastri, yang sempat merusak bagian mobilnya di tikungan Stowe saat kualifikasi, mengaku tetap optimistis menghadapi balapan. “Akan jadi balapan yang menyenangkan dan ketat. Ini akan jadi ujian strategi dan konsistensi.”
Siapa yang Terkuat?
Meski Ferrari tampak tercepat sepanjang sesi latihan, McLaren tetap mewaspadai Verstappen yang dinilai sangat efisien di sirkuit dengan karakter kecepatan tinggi seperti Silverstone.
“Red Bull bisa mengorbankan downforce karena Silverstone banyak tikungan cepat dan bagian full throttle yang panjang,” jelas Andrea Stella, prinsipal tim McLaren. “Dengan angin yang relatif stabil, mereka bisa pakai rear wing kecil tanpa kehilangan waktu.”
Stella juga menambahkan bahwa strategi Red Bull tidak serta-merta membuat ban mereka lebih cepat habis. “Kecepatan di lintasan lurus bisa membantu mengurangi tekanan di tikungan, sehingga tak selalu berarti ban akan lebih cepat aus.”
Peluang Podium Pertama untuk Hamilton?
Salah satu sorotan lainnya adalah potensi Lewis Hamilton meraih podium pertamanya sejak bergabung dengan Ferrari. Meski sempat tampil menjanjikan, performa Ferrari di sesi akhir kualifikasi menurun akibat kesalahan kecil.
“Kita belum tahu apakah kecepatan Mercedes di kualifikasi tadi adalah kejutan sesaat atau tanda mereka benar-benar kompetitif,” ucap Stella.
Dengan selisih waktu yang sangat tipis, pertarungan diprediksi akan berlangsung ketat hingga lap terakhir. “Saya tidak melihat perbedaan besar antara Max, dua McLaren, dua Ferrari, bahkan mungkin George (Russell). Semua bisa bersaing,” tutupnya.
Balapan F1 GP Inggris dijadwalkan berlangsung Minggu malam WIB, dengan potensi hujan dan dinamika strategi ban yang bisa mengubah segalanya.