Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

News

Pemdes Gladag Bersama Dinas Kesehatan Komitmen Percepat Penuntasan Penanganan Tuberkulosis

badge-check


					Pemdes Gladag Bersama Dinas Kesehatan Komitmen Percepat Penuntasan Penanganan Tuberkulosis Perbesar

Banyuwangi – Pemerintah Desa Gladag bersama Dinas Kesehatan menggelar Diskusi Pengumpulan Informasi Awal Program Hasil Terbaik Cepat Penuntasan Tuberkulosis pada Rabu, 22 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat strategi percepatan penanganan TB di tingkat desa.

Diskusi dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan Puskesmas Gladag, Pemerintah Desa, serta masyarakat yang terdampak penyakit TB dan calon penerima bantuan program. Forum berlangsung interaktif dengan tujuan menggali informasi lapangan sekaligus menyusun langkah konkret penanganan yang tepat sasaran.

Dalam pemaparannya, pihak Dinas Kesehatan menegaskan bahwa tuberkulosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan terpadu dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan upaya pencegahan dan pengobatan berjalan optimal.

Hasil diskusi merumuskan lima fokus utama program. Pertama, penguatan pencegahan dan pengobatan TB melalui deteksi dini, pendampingan pasien, serta kepatuhan minum obat hingga tuntas. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kedua, peningkatan akses layanan kesehatan. Puskesmas Gladag berkomitmen mempermudah proses pemeriksaan, konsultasi, hingga pengobatan bagi masyarakat, termasuk melalui pendekatan jemput bola dan edukasi langsung ke lingkungan warga.

Ketiga, peningkatan kesadaran masyarakat tentang TB. Edukasi mengenai gejala, cara penularan, serta pentingnya pengobatan sampai sembuh menjadi prioritas agar stigma terhadap penderita TB dapat dikurangi.

Keempat, penguatan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Sinergi ini dinilai penting untuk mendukung pembiayaan, penyediaan fasilitas, serta pendampingan sosial bagi pasien TB.

Kelima, dorongan terhadap penelitian dan pengembangan teknologi terkait TB. Hal ini mencakup pemanfaatan inovasi dalam deteksi, pencatatan kasus, hingga sistem pemantauan pengobatan secara digital.

Pemerintah Desa Gladag menyampaikan dukungannya terhadap program ini dengan membuka ruang koordinasi dan pendataan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kami berharap melalui diskusi awal ini, program percepatan penuntasan TB dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ungkap Kepala Desa Gladag, A. Chaidir Sidqi.

Dengan semangat gotong royong, seluruh pihak optimistis bahwa penanganan TB di Desa Gladag dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan menyeluruh demi terciptanya masyarakat yang sehat dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Pemuda Gladag Ikuti Pelatihan Service Elektro dari Dispora Banyuwangi

26 November 2025 - 23:07 WIB

Penyaluran BLTS Kesra Tahap I Desa Gladag: 246 Warga Terima Bantuan Rp 900 Ribu

24 November 2025 - 19:34 WIB

Gebyar Janger Remaja Madyo Utomo: Kolaborasi Mahasiswa dan Pemdes Gladag Lestarikan Budaya Banyuwangi

16 November 2025 - 20:01 WIB

Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Dirjen Pesantren, Babak Baru Perhatian Negara untuk Dunia Santri

24 Oktober 2025 - 09:27 WIB

Pesantren Menyapa Dunia Digital: Kolaborasi Ilmu, Teknologi, dan Akhlak

22 Oktober 2025 - 15:08 WIB

Trending di News