Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Pemkab Banyuwangi Gencarkan Operasi Pasar, Harga Bahan Pokok Dikendalikan

badge-check


					Pemkab Banyuwangi Gencarkan Operasi Pasar, Harga Bahan Pokok Dikendalikan Perbesar

BANYUWANGI – Untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus menggencarkan program operasi pasar secara rutin di seluruh kecamatan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag), Nanin Oktaviantie menjelaskan, operasi pasar dilakukan setiap hari secara bergilir di 25 kecamatan. “Hari ini saja, pasar murah digelar di dua lokasi sekaligus, yaitu Lapangan Lugjag, Rogojampi, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Singojuruh,” jelasnya, Senin (28/4/2025).

Operasi pasar tersebut merupakan kolaborasi antara sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan ritel modern. Untuk memperkuat pasokan, Diskopumdag juga menggandeng Bulog serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember.

“Kami telah bersurat ke Bulog dan BI Jember agar terus mendukung pelaksanaan pasar murah ini, selain suplai dari Pemda sendiri,” tambah Nanin.

Dalam praktiknya, Bulog biasanya membawa dua hingga tiga kuintal beras untuk setiap titik lokasi. Namun saat ini, beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tidak dijual karena ada aturan sementara yang tidak memperbolehkan.

Meski begitu, masyarakat tetap bisa membeli beras premium dengan harga di bawah pasaran. Beras merek Kita Putih dijual seharga Rp67 ribu per lima kilogram, dan beras Punokawan seharga Rp70 ribu untuk kemasan yang sama. Selain itu, tersedia pula gula pasir Rp17.500 per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram, serta Minyakita Rp15.700 per liter.

“Meskipun beras SPHP tidak tersedia, kami minta Bulog tetap menjual beras premium dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga toko,” ujar Nanin.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa program ini tidak hanya berlangsung saat Ramadan, melainkan menjadi agenda rutin. “Operasi pasar ini kami gelar bergilir di seluruh kecamatan untuk menjaga kestabilan harga,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan selanjutnya, operasi pasar dijadwalkan berlangsung pada Selasa (29/4/2025) di Kantor Camat Tegaldlimo dan Lapangan Lugjag, Kecamatan Rogojampi. Sementara pada Rabu (30/4/2025), pasar murah akan digelar di Balai Desa Blimbingsari serta Lapangan Lugjag.

Operasi pasar dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Masyarakat diimbau membawa uang pas saat berbelanja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News