JAMBI, 20 Agustus 2025 – Tim drumband dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) 7 Sungai Bahar, Jambi, menjadi sorotan usai gagal tampil penuh dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8).
Penampilan para siswa mendadak dihentikan setelah panitia acara diduga lebih fokus merayakan ulang tahun istri Camat Sungai Bahar, Agus Riyadi. Insiden itu membuat para siswa menangis karena merasa usaha mereka tidak dihargai.
Kronologi Kejadian
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, siswa-siswi drumband terlihat menangis di tengah lapangan usai dihentikan saat tampil. Mereka tampak kebingungan ketika suara musik yang mereka mainkan tertutup oleh lagu “Selamat Ulang Tahun” yang diputar panitia dengan volume keras.
Saat itu, master of ceremony (MC) acara justru memberikan ucapan ulang tahun kepada istri camat di depan hadirin. Alhasil, penampilan drumband tidak terdengar jelas dan akhirnya berhenti meski belum selesai.
“Sudah enggak apa-apa, enggak usah tampil lagi. Biar ku-upload di medsos,” ujar perekam video yang kemudian viral di TikTok, Senin (18/8).
Tangisan Siswa dan Kekecewaan Orang Tua
Momen para siswa menangis membuat guru dan wali murid ikut terharu. Orang tua murid pun meluapkan kekecewaannya, sebab anak-anak sudah berlatih berhari-hari untuk tampil di acara kemerdekaan.
“Jika akhirnya anak-anak tidak dihargai, semua dipaksa berhenti di tengah penampilan, tentu mereka kecewa,” ujar salah satu wali murid.
Seorang orang tua lainnya bahkan menyebut kejadian itu “tidak masuk akal” karena acara resmi kenegaraan justru disisipi perayaan pribadi.
Klarifikasi Camat
Menanggapi insiden ini, Camat Sungai Bahar sendiri telah mengunjungi MTSN 7 Sungai Bahar untuk melakukan permohonan maaf pada Selasa (19/8). Camat beserta pihak Kecamatan yang mewakili panitia pelaksana HUT ke-80 RI menemui komite, majelis guru, pelatih, murid, orang tua/wali. Pertemuan yang difasilitasi oleh Kapolsek Sungai Bahar itu juga dihadiri oleh Kepala Desa Marga Mulya, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.
“Saya mohon maaf atas kelalaian kemarin yang menjadi viral. Karena memang kondisi pak Camat sedang tidak baik-baik saja. Saya dua jam berdiri saja sudah goyang,” kata Camat di depan para undangan. “Mohon maaf nian,” sambungnya.
Kepada awak media, Camat juga menyampaikan klarifikasi, “Saya Minta Maaf karna Miskomunikasi yang terjadi sehingga viral seperti ini. Ini murni bahwa Tim Bola Voli Sungai Bahar Mengaspresiasi Pak camat mengsupport hingga juara dan buat ide memberikan kejutan selamat ulang tahun walaupun sudah lewat,” ujarnya.
Di media sosial, banyak pengguna menyampaikan kegeraman mereka lantaran panitia dianggap lebih mengutamakan pesta ulang tahun pejabat daripada menghargai penampilan siswa.