Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

News

Pesepeda Tewas di Depan Kedutaan Jepang, Gubernur akan Tertibkan

badge-check


					Pesepeda Tewas di Depan Kedutaan Jepang, Gubernur akan Tertibkan Perbesar

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden kecelakaan yang menyebabkan seorang pesepeda, Lulu Junayah, tewas di depan Kedutaan Besar Jepang, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2025).

Kecelakaan bermula saat sebuah mobil taksi berhenti mendadak dan membuka pintu di jalur sepeda. Lulu yang tengah melintas menabrak pintu taksi tersebut, lalu seketika ditabrak oleh sepeda motor yang melaju dari belakang. Akibat kejadian itu, Lulu meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengendara motor mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Gubernur Pramono menyampaikan keprihatinannya usai menghadiri acara Halalbihalal di Masjid Al-Awwabin, Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (27/4/2025).

“Saya mengikuti peristiwa ini. Pertama, saya menyampaikan bela sungkawa yang mendalam. Kedua, tentunya, ketika taksi itu berhenti mendadak, kemudian sepedanya terkena pintunya, dan ada motor dari belakang yang menabrak, ini memang kecelakaan,” ujar Pramono.

Ia menekankan, apapun alasannya, kendaraan tidak boleh berhenti sembarangan, terlebih di jalur yang kerap dilintasi pesepeda, khususnya pada akhir pekan. Untuk itu, pihaknya akan mengambil langkah konkret guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Apapun, tidak boleh terulang kembali mobil taksi yang secara mendadak parkir atau berhenti di situ, mengganggu pesepeda, terutama pada Sabtu dan Minggu, ketika jalur tersebut digunakan untuk kegiatan bersepeda atau car free day,” kata Pramono. “Kami akan melakukan penertiban terhadap itu,” lanjutnya.

Sebagai bentuk solidaritas, komunitas pesepeda Bike to Work menggelar aksi tabur bunga di lokasi kejadian, Sabtu (26/4/2025). Melalui akun Instagram resminya @b2w_indonesia, mereka mengunggah momen doa bersama yang dilakukan oleh sejumlah pesepeda dari berbagai komunitas.

“Pagi ini, Sabtu 26 April 2025, kami bersama pesepeda dari beberapa komunitas tabur bunga dan berdoa bersama di tempat terjadinya kecelakaan yang menimpa saudari kita semua, Lulu Junayah, di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Kedutaan Jepang,” tulis Bike to Work.

Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan pesepeda di ruang publik serta penegakan aturan lalu lintas, terutama di jalur khusus pengguna sepeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyaluran BLTS Kesra Tahap I Desa Gladag: 246 Warga Terima Bantuan Rp 900 Ribu

24 November 2025 - 19:34 WIB

Gebyar Janger Remaja Madyo Utomo: Kolaborasi Mahasiswa dan Pemdes Gladag Lestarikan Budaya Banyuwangi

16 November 2025 - 20:01 WIB

Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Dirjen Pesantren, Babak Baru Perhatian Negara untuk Dunia Santri

24 Oktober 2025 - 09:27 WIB

Pesantren Menyapa Dunia Digital: Kolaborasi Ilmu, Teknologi, dan Akhlak

22 Oktober 2025 - 15:08 WIB

Lomba FASI Banyuwangi 2025 Resmi Dibuka, Ratusan Siswa SD Ikuti MTQ dan Pildacil

16 Oktober 2025 - 12:38 WIB

Ratusan siswa SD dari berbagai kecamatan di Banyuwangi ikut Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) 2025 di GOR dan SMPN 1 Giri Banyuwangi.
Trending di News