Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Prabowo Subianto: Pengangkatan ASN 2025 Lewat Rekrutmen Normal Tanpa Afirmasi Honorer

badge-check


					Prabowo Subianto: Pengangkatan ASN 2025 Lewat Rekrutmen Normal Tanpa Afirmasi Honorer Perbesar

Elmedia – Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan sejumlah kebijakan terkait seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk honorer.

Salah satu kebijakan yang disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi berkaitan dengan seleksi PPPK, yang mana penerimaan PPPK tahun 2024 akan menjadi kebijakan afirmasi terakhir. Setelah itu, tidak akan ada lagi pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK melalui jalur afirmasi.

Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo meminta agar pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilakukan melalui rekrutmen normal yang sesuai dengan aturan dan kebutuhan organisasi.

Ia juga menekankan agar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah tetap menerapkan prinsip meritokrasi dalam manajemen ASN.

“Proses penerimaan PPPK 2024 ini merupakan kebijakan afirmasi terakhir, jadi pengangkatan ASN selanjutnya harus melalui rekrutmen normal yang disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Mensesneg.

Prasetyo menjelaskan bahwa kebijakan afirmasi sebelumnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan honorer. Namun, mulai 2024, mekanisme rekrutmen ASN akan lebih terstruktur dan tidak lagi menggunakan kebijakan afirmasi.

Selain itu, Prasetyo mengungkapkan bahwa Presiden menekankan bahwa proses ini bukan hanya untuk membuka lapangan pekerjaan, melainkan untuk memastikan pelayanan masyarakat dapat berjalan dengan optimal.

Presiden Prabowo juga mengarahkan agar pengangkatan honorer menjadi CPNS atau PPPK dipercepat, sehingga pengangkatan ASN dapat lebih selektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi pemerintahan.

Prasetyo menambahkan bahwa prinsip meritokrasi akan terus ditegakkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, dan Presiden menegaskan kepada semua kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk menjaga nilai-nilai meritokrasi dalam manajemen ASN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News