Washington – Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin kemungkinan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada pekan depan. Namun, ia mengatakan tidak mengetahui adanya rencana pertemuan antara Putin dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.
“Sejauh yang saya dengar, ada sejumlah lokasi, tetapi mereka sepakat untuk tidak mengungkapkannya. Jadwalnya, saya kira, pekan depan. Itu pun saya simpulkan dari apa yang dikatakan presiden sendiri,” ujar Polyanskiy di Washington, Kamis (7/8/2025).
Ia menegaskan, “Saya belum mendengar adanya rencana pertemuan dengan Presiden Zelenskiy, tapi saya memang tidak berada dalam lingkaran itu.”
Pertemuan Pertama Sejak 2021
Jika pertemuan Putin dan Trump terealisasi, ini akan menjadi pertemuan pertama antara pemimpin AS dan Rusia sejak pertemuan Putin dengan Presiden AS kala itu Joe Biden di Jenewa pada Juni 2021.
Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022 dengan alasan menghadapi ancaman terhadap keamanan nasionalnya. Kyiv dan negara Barat menilai langkah itu sebagai upaya perebutan wilayah bergaya imperial.
Trump sebelumnya berjanji akan mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Namun, hampir tujuh bulan menjabat pada periode keduanya, janji itu belum terwujud.
Rusia Kecam Rencana Israel Kuasai Gaza
Dalam kesempatan yang sama, Polyanskiy juga mengkritik rencana Israel mengambil alih Jalur Gaza secara penuh.
“Kami menilai ini adalah langkah yang sangat buruk, menuju arah yang sama sekali salah, dan kami mengecam tindakan semacam itu,” tegasnya.
Pernyataan ini muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pada Kamis bahwa Israel berencana mengambil kendali militer atas seluruh Gaza. Rencana itu memicu kritik internasional di tengah serangan hampir dua tahun terhadap wilayah Palestina tersebut, yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan memicu krisis kelaparan.