Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Sports

Rodney Mullen: Sang Bapak Skateboard Modern

badge-check


					Tony Hawk bersama Rodney Mullen. Perbesar

Tony Hawk bersama Rodney Mullen.

ELMEDIA, 1 Oktober 2025 – Dalam dunia skateboard, ada sebuah nama agung yang bergaung seperti mantra: Rodney Mullen. Sosoknya bukan hanya sekedar legenda, tapi semacam penyihir papan beroda yang mengubah permainan jalanan menjadi seni. Ia dijuluki “Godfather of Street Skateboarding”, bukan tanpa sebab, melainkan karena hampir setiap trik dasar yang kita kenal hari ini lahir dari tangannya. Dari sebuah garasi sunyi di Florida, Mullen meracik gerakan-gerakan mustahil yang seakan datang dari dunia lain—dan hasilnya, ia menulis kitab suci skateboarding modern.

Lahir di Gainesville, Florida, pada 17 Agustus 1966, Mullen mulai main skateboard sejak umur 10 tahun. Uniknya, ia sebenarnya punya kelainan pada bentuk kaki (pigeon-toe), tapi hal itu justru membuat kakinya lincah dan cepat beradaptasi dengan papan. Sejak awal, orang tuanya ragu dengan hobi ini karena takut cedera, jadi Mullen harus berkompromi: kalau sampai cedera parah, ia janji berhenti. Nyatanya, ia malah terus maju hingga jadi legenda.

Dari Garasi ke Panggung Dunia

Karier kompetitifnya dimulai tahun 1978, saat ia ikut lomba di Kona Skatepark, Florida, dan langsung bikin kejutan. Tak lama, ia bergabung dengan tim Bones Brigade, di mana ia bertemu Tony Hawk yang juga masih remaja kala itu.

Mullen kemudian mendominasi kompetisi freestyle — sebuah disiplin skate yang menekankan trik teknis di permukaan datar. Dalam satu dekade, ia menang di 34 dari 35 kejuaraan yang ia ikuti. Sebuah rekor fantastis yang luar biasa.

Lahirnya Flatground Ollie

Suatu hari di awal 1980-an, Mullen merasa bosan hanya dengan trik-trik freestyle yang ada. Ia mulai bertanya-tanya: “Kalau di vert skating ada ollie di dinding, kenapa tidak bisa dilakukan di tanah datar?”

Dengan rasa penasaran itu, ia mengurung diri di garasi rumahnya. Malam demi malam ia berlatih, jatuh berkali-kali, sampai akhirnya ia menemukan cara menekan ekor papan (tail) ke tanah sambil menggeser kaki depan ke atas grip tape. Gerakan itu membuat papan ikut terangkat.

Itulah momen bersejarah: flatground ollie pertama lahir. Trik sederhana ini jadi gerbang menuju hampir semua trik modern. Tanpa ollie di permukaan datar, tidak akan ada kickflip, heelflip, tre flip, atau kombinasi-kombinasi gila yang sekarang kita lihat di jalan maupun di kompetisi.

Cerita ini sering dikisahkan Mullen dengan rendah hati. Katanya, ia hanya anak yang suka bermain-main dengan papan, tapi hasil eksperimennya ternyata mengubah wajah skateboard selamanya.

Inovator Abadi

Mullen bukan hanya peskater, tapi juga penemu. Ia ikut mendirikan perusahaan World Industries, Almost Skateboards, dan bahkan mengembangkan Tensor Trucks, inovasi di bagian truk skateboard agar lebih stabil dan minim getaran.

Gaya berpikirnya unik. Ia menyamakan skateboarding dengan budaya open source: setiap orang boleh mengambil ide dari komunitas, lalu mengembalikannya dengan kreasi baru. Filosofi ini membuat skateboarding berkembang sebagai seni sekaligus olahraga.

Trik-Trik Ciptaan Rodney Mullen

Banyak trik skateboard modern yang kita kenal sekarang berawal dari kreativitas Mullen. Berikut beberapa yang paling ikonik:

  • The flatground Ollie
  • Godzilla rail flip (1979)
  • 540 shove-it (1979)
  • 50/50 Saran wrap (1979)
  • 50/50 Casper (1980)
  • Helipop (1980)
  • Gazelle flip (1981)
  • No-handed 50/50 (1981)
  • No-handed 50/50 kickflip
  • Kick flip (1982)
  • Heel flip (1982)
  • Double heelflip
  • Impossible (1982)
  • Sidewinder (1983)
  • 360 flip (1983)
  • Switch 360 flip
  • 360 pressure flip (1983)
  • Casper 360 flip (1983)
  • Half-cab kickflip (1983)
  • 50/50 sidewinder (1983)
  • One-footed ollie (1984)
  • Backside flip (Backside 180 Kickflip) (1984)
  • Ollie Nosebone (1986)
  • Ollie finger flip (1986)
  • Ollie Airwalk (1986)
  • Frontside heel flip shove-it (1988)
  • Helipop heel flip (1990)
  • Kickflip underflip (1992)
  • Half-cab kickflip underflip (1992)
  • Casper slide (1992)
  • Half flip darkslide
  • Handstand flips

Bisa dibilang, tanpa Mullen, trik-trik dasar yang dipakai jutaan skater di seluruh dunia mungkin takkan pernah ada.

Warisan dan Inspirasi

Rodney Mullen sudah masuk Skateboarding Hall of Fame sejak 2013. Namun warisan terbesarnya bukan sekadar trofi atau nama besar, melainkan semangat inovasi.

Ia menunjukkan bahwa skateboard bukan cuma soal gaya atau adu keren, tapi juga ekspresi diri, kreativitas, bahkan sains kecil-kecilan tentang keseimbangan dan gerak tubuh.

Di Indonesia, pengaruh Mullen terasa jelas: dari anak-anak yang belajar ollie di jalanan, komunitas skate lokal yang berkembang, sampai munculnya skatepark di berbagai kota. Semua itu berdiri di atas pondasi yang dibangun oleh sang legenda.

Rodney Mullen adalah bukti hidup bahwa kreativitas bisa mengubah dunia. Dari garasi kecil di Florida, ia menciptakan trik yang menginspirasi generasi demi generasi skater, termasuk di Indonesia.

Kalau kamu pernah melihat anak kecil mencoba kickflip di trotoar, atau temanmu jatuh bangun demi belajar tre flip, percayalah — jejak Rodney Mullen ada di sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Maradona Tidak Mati: Napoli Rayakan Ulang Tahun ke-65 Sang Legenda

31 Oktober 2025 - 10:05 WIB

Warga Napoli rayakan ulang tahun ke-65 Diego Maradona dengan arak-arakan patung dari Maradona Museum keliling kota.

Brentford Tundukkan Liverpool, Manchester United Makin Konsisten

26 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Liverpool kalah dari Brentford, Manchester United menang 4–2 atas Brighton, dan Sunderland kejutkan Chelsea di Stamford Bridge.

Chelsea dan Liverpool Kompak Menang Besar di Liga Champions

23 Oktober 2025 - 07:41 WIB

Chelsea dan Liverpool kompak menang 5-1 di Liga Champions, sementara Juventus kembali kalah usai dibekuk Real Madrid 0-1.

Verstappen Juarai F1 GP Amerika, McLaren Semakin Tertekan

20 Oktober 2025 - 09:05 WIB

Max Verstappen dominan di F1 GP Amerika Serikat, memangkas jarak ke Oscar Piastri dan memperketat perebutan gelar juara.

Maguire Akhiri Kutukan Anfield, Manchester United Tumbangkan Liverpool 2–1

20 Oktober 2025 - 08:05 WIB

Harry Maguire antar Manchester United kalahkan Liverpool 2–1 di Anfield, kemenangan pertama di markas rival abadinya sejak 2016.
Trending di Sports