Moskow – Sistem pertahanan udara Rusia berhasil tembak jatuh 73 drone milik Ukraina, tiga di antaranya mengarah ke ibu kota Moskow. Kementrian Pertahanan Rusia menyampaikan hal itu melalui kanal resmi Telegram kementerian pada Jumat (18/7/2025) pagi waktu setempat.
Sebagian besar drone ditembak jatuh di wilayah barat daya Rusia, termasuk 31 unit di wilayah Bryansk yang berbatasan dengan Ukraina.
Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, dalam unggahannya di Telegram, mengonfirmasi tidak adanya korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut. Ia menambahkan bahwa tim darurat kini tengah menyisir lokasi jatuhnya serpihan drone untuk melakukan investigasi lanjutan.
Imbas dari insiden ini, Otoritas Penerbangan Federal Rusia (Rosaviatsia) sempat menangguhkan operasional dua bandara besar di dekat Moskow, yakni Domodedovo dan Zhukovsky. Namun, aktivitas penerbangan di kedua bandara tersebut kini telah kembali normal. Bandara Vnukovo, yang juga sempat menghentikan operasi pasca tengah malam, kembali beroperasi pada Jumat pagi.
Hingga berita ini turun, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ukraina terkait serangan drone tersebut. Kyiv sebelumnya menegaskan bahwa serangan ke wilayah Rusia merupakan bagian dari strategi militer. Tujuannya adalah melumpuhkan infrastruktur vital yang mendukung invasi Moskow ke Ukraina—perang yang kini memasuki tahun keempat.