Cincinnati, 12 Agustus 2025 – Petenis peringkat satu dunia Aryna Sabalenka mempertahankan peluang mempertahankan gelar Cincinnati Open usai menundukkan Emma Raducanu 7-6(3), 4-6, 7-6(5) dalam laga putaran ketiga yang berlangsung sengit, Senin (11/8/2025) waktu setempat.
Pertemuan kedua setelah duel di Wimbledon bulan lalu itu kembali menghadirkan pertandingan epik. Pada set ketiga, kedua pemain terlibat dalam gim berdurasi panjang dengan 13 kali deuce, sebelum Sabalenka memastikan kemenangan dalam waktu tiga jam sembilan menit.
Sabalenka mengandalkan servis keras andalannya untuk bertahan di momen-momen krusial. Petenis asal Belarus itu memenangi dua tiebreak, menambah catatan kemenangannya menjadi 18 tiebreak musim ini—terbanyak dalam sejarah tunggal putri era profesional.
Raducanu, juara AS Terbuka 2021, sejatinya unggul dalam total poin, 125–123. Meski kalah, petenis Inggris itu menunjukkan performa menjanjikan menjelang turnamen Grand Slam di Flushing Meadows akhir bulan ini.
“Saya senang melihat dia dalam kondisi sehat. Dia terus berkembang,” ujar Sabalenka. “Saya senang bisa melewati pertandingan ini. Semoga besok saya dapat istirahat.”
Di babak 16 besar, Sabalenka akan berhadapan dengan petenis Spanyol, Jessica Bouzas Maneiro.
Hasil Lain
Kejutan terjadi ketika Anna Kalinskaya menyingkirkan unggulan kelima asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova, 7-5, 6-4. Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi Kalinskaya atas petenis Top 10 musim ini. Ia akan menghadapi rekan senegara, Ekaterina Alexandrova, di babak berikutnya.
Setelah sempat tertunda satu jam akibat pemadaman listrik, unggulan keempat Taylor Fritz menaklukkan Lorenzo Sonego (Italia) 7-6(4), 7-5. Petenis 27 tahun itu tidak menghadapi break point dan memanfaatkan satu peluang break untuk menutup laga dalam dua jam delapan menit.
Sementara itu, mantan juara Madison Keys melangkah ke babak 16 besar usai mengatasi perlawanan Aoi Ito (Jepang) 6-4, 6-0. Keys memenangi set kedua hanya dalam 20 menit setelah memenangi set pertama yang ketat.
“Di set pertama saya sempat kehilangan ritme. Begitu mendapat break awal di set kedua, saya ingin terus menjaga momentum dan berhasil melakukannya,” kata unggulan keenam tersebut.