Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Seorang Mantan Pecandu Pil Koplo Ditemukan Gantung Diri di Cungking Banyuwangi

badge-check


					Seorang Mantan Pecandu Pil Koplo Ditemukan Gantung Diri di Cungking Banyuwangi Perbesar

Elmedia – Warga Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, kembali geger. Kali ini, salah satu warganya yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20:00 WIB, Jumat (21/3/2025). Warga pun segera melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.

Diketahui jika korban merupakan mantan pecandu pil koplo dan baru pulang dari panti rehabilitasi sekitar satu minggu lalu.

Kapolsek Giri AKP Budi Mujiono mengatakan jika korban bernama Suharto (33) warga Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi.

“Korban ditemukan gantung diri di dapur rumahnya dengan menggunakan tali tampar,” kata AKP Budi Mujiono.

Kronologi kejadian awalnya menjelang magrib teman-teman korban curiga lantaran korban tidak terlihat nongkrong di depan rumahnya.

Kemudian, teman korban pun mencari keberadaan korban dengan mencari di dalam rumahnya.

Namun, saat dicek ternyata korban sudah tak bernyawa dengan kondisi tergantung dan leher terjerat tali tampar.

“Kami mendapatkan laporan terkait adanya aksi gantung diri yang dilakukan korban. Kemudian kami langsung menuju ke lokasi kejadian,” tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan medis dan Tim Inafis Polresta Banyuwangi, dipastikan korban memang murni melakukan aksi gantung diri.

“Setelah diperiksa secara fisik memang benar korban nekat melakukan aksi gantung diri,” ungkap AKP Budi Mujiono pada Sabtu (22/3/2025).

Menurut AKP Budi Mujiono, korban pernah menjalani rehabilitasi di salah satu panti selama dua bulan.

“Diduga korban gantung diri lantaran depresi pernah mengonsumsi obat-obatan terlarang serta pernah menjalani rehabilitasi,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan jika korban ini baru saja keluar dari panti rehabilitasi satu minggu yang lalu.

Atas adanya peristiwa ini, pihak keluarga korban enggan melakukan otopsi dan bersedia membuat surat pernyataan.

“Jenazah korban kami serahkan kepada pihak keluarga dan dilakukan pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat,” pungkas AKP Budi Mujiono.

(opo/yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News