Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Sering Diklaim Banyuwangi, Bupati Situbondo Wacanakan Bentuk Kecamatan Baluran

badge-check


					Sering Diklaim Banyuwangi, Bupati Situbondo Wacanakan Bentuk Kecamatan Baluran Perbesar

Situbondo – Pemkab Situbondo berencana untuk membentuk kecamatan baru di wilayah Baluran. Kecamatan baru tersebut sebagai langkah pengembangan potensi wisata konservasi di wilayah tersebut.

Bupati Situbondo, Rio Prayogo mengatakan, Taman Nasional Baluran merupakan salah satu destinasi wisata unggulan milik kabupaten berjuluk kota santri tersebut.

Namun selama ini, destinasi berjuluk the African of Java dengan padang savana yang menjadi rumah ribuan hewan dilindungi itu justru lebih identik sebagai destinasi milik Banyuwangi.

“Langkah ini diambil dengan alasan agar tidak digunakan terlalu sering oleh tetangga sebelah” ungkap Rio.

Menurut Rio, pembentukan Kecamatan Baluran diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan wilayah, terutama dalam sektor wisata yang belakangan semakin berkembang pesat.

Baluran dikenal dengan Taman Nasional Baluran yang menjadi daya tarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Keberadaan kecamatan baru ini, kata Bupati, juga akan mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan tersebut.

Namun, rencana ini tidak lepas dari tanggapan beragam dari masyarakat. Sejumlah warga, terutama yang tinggal di Desa Wonorejo, merasa bahwa perhatian terhadap wilayah mereka baru muncul setelah kawasan Baluran semakin ramai dikunjungi wisatawan.

“Kenapa baru sekarang, Pak? Kami di Desa Wonorejo baru diakui dan dilihat. Padahal, kami sudah lama berharap bisa masuk Banyuwangi saja, supaya lebih diperhatikan,” keluh salah satu warga Desa Wonorejo.

Meski demikian, ada juga dukungan dari sejumlah warga Situbondo yang menyambut baik rencana Bupati tersebut. Mereka berharap dengan terbentuknya Kecamatan Baluran, kesejahteraan warga setempat, terutama yang berada di sekitar Taman Nasional Baluran, dapat meningkat.

Pasalnya, kawasan tersebut merupakan salah satu ikon wisata di Kabupaten Situbondo yang selama ini memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat.

“Selama ini, wisatawan datang ke Baluran dan memberi dampak baik bagi ekonomi kami. Dengan adanya kecamatan baru ini, kami berharap bisa lebih terfokus dalam pembangunan dan pengelolaan wilayah,” ujar salah satu warga Situbondo.

Rencana pembentukan kecamatan baru ini masih dalam tahap pembahasan, dan pemerintah daerah berjanji akan melakukan kajian lebih mendalam serta melibatkan partisipasi warga dalam prosesnya.

Seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata, banyak pihak berharap agar kebijakan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Situbondo, khususnya di sekitar kawasan Baluran.

Pernyataan Bupati Situbondo mengenai kecamatan baru ini, yang juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada Banyuwangi, memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Namun, bagi banyak pihak, rencana ini membawa harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup dan perhatian terhadap kawasan yang selama ini menjadi jantung wisata Situbondo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News