Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Sterling Melonjak Saat Keraguan Tarif Membebani Dolar

badge-check


					Sterling Melonjak Saat Keraguan Tarif Membebani Dolar Perbesar

Pound naik terhadap dolar AS pada hari Jumat, di jalur untuk menutup minggu lebih tinggi setelah tiga minggu kerugian, karena kurangnya kebijakan tarif konkret selama minggu pertama Presiden AS Donald Trump di kantor menekan dolar di seluruh nilai tukar.

Sterling naik 0,6% terhadap dolar setelah menyentuh tertinggi sejak 9 Januari di $1.2344.

Mirip dengan mata uang utama lainnya, pound mengejar kenaikan mingguan yang curam terhadap dolar, dan tampaknya akan mengakhiri minggu dengan 2,1% lebih tinggi.

Trump mengatakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Kamis malam bahwa ia pikir ia bisa mencapai kesepakatan perdagangan dengan China dan bahwa ia lebih suka tidak menggunakan tarif terhadap negara itu, sambil menyebutnya sebagai “kekuatan luar biasa”.

Ketidakpastian yang mengelilingi kebijakan tarif Trump telah menentukan nada untuk pasar mata uang minggu ini, dengan investor secara luas menjual dolar.

Pernyataan terakhir Trump menegaskan kembali bahwa tarif dapat digunakan sebagai alat negosiasi, kata analis, menandakan bahwa beberapa kebijakan perdagangan yang diharapkan yang telah dipersiapkan oleh pasar mungkin tidak terwujud.

“Ancaman tarif akan digunakan untuk mendapatkan persyaratan yang menguntungkan bagi bisnis AS, tetapi pada akhirnya, tarif tidak akan seburuk yang dikhawatirkan,” kata Mohit Kumar dari Jefferies.

Kumar menambahkan bahwa berita utama yang terus-menerus tentang tarif akan tetap memicu volatilitas pasar.

Euro naik sekitar 0,1% terhadap pound pada hari itu di 84,39 pence, tetapi pasangan mata uang ini hampir tidak bergerak sepanjang minggu.

Mata uang umum ini masih mendapatkan 2% terhadap sterling sejak awal tahun, di tengah kekhawatiran investor yang meningkat tentang prospek ekonomi Inggris.

Pertumbuhan sederhana di seluruh bisnis Inggris meningkat sedikit di awal 2025, meskipun pekerjaan dan optimisme kembali berkontraksi dan tekanan harga meningkat, data menunjukkan pada hari Jumat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News