Detroit – Karl-Anthony Towns tampil gemilang dengan mencetak 31 poin, sementara Jalen Brunson menambahkan 30 poin saat New York Knicks menundukkan tuan rumah Detroit Pistons dengan skor 118-116, Jumat pagi WIB (25/4/2025). Kemenangan ini membuat Knicks unggul 2-1 dalam seri putaran pertama Playoff NBA Wilayah Timur.
Towns, yang agresif sejak awal, mencetak 11 poin pada kuarter pertama dan menyelesaikan laga dengan empat tripoin dari delapan percobaan. Sementara Brunson, yang baru saja dinobatkan sebagai NBA Clutch Player of the Year 2024, menjadi penentu di menit-menit akhir dengan dua layup beruntun yang memberi Knicks keunggulan tujuh poin.
“Saya tahu kami harus ambil alih lagi keunggulan lapangan sendiri, dan malam ini kami melakukan itu,” ujar Brunson.
Knicks Rebut Kembali Keunggulan Kandang
Pistons sempat mencuri kemenangan di Game 2 di New York dan mematahkan rekor kekalahan playoff terpanjang NBA sepanjang masa dengan 15 kekalahan beruntun. Namun, keunggulan kandang itu langsung direbut kembali oleh Knicks di Game 3 yang berlangsung panas dan ketat di Little Caesars Arena, Detroit.
OG Anunoby menyumbang 22 poin untuk New York. Pertandingan keempat akan digelar pada Minggu waktu setempat (27/4/2025) di Detroit.
Pistons Nyaris Samai Rekor Buruk Philadelphia
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Pistons di kandang. Mereka telah kalah delapan kali berturut-turut dalam laga playoff kandang sejak 2008, hanya terpaut satu dari rekor terburuk NBA yang dipegang oleh Philadelphia 76ers (1968–1971).
Tim tuan rumah tetap memberikan perlawanan. Tim Hardaway Jr. tampil eksplosif dari bangku cadangan dengan 24 poin dan mencatatkan tujuh tripoin—terbanyak dalam karier playoff-nya. Cade Cunningham mencetak 24 poin dan 11 asis, tetapi akurasinya kurang maksimal dengan hanya memasukkan 10 dari 25 tembakan, serta melakukan enam turnover.
Adu Fisik Warnai Pertandingan
Laga ini juga diwarnai oleh sejumlah tensi tinggi. Brunson dijatuhi pelanggaran flagrant terhadap Hardaway pada kuarter pertama. Di akhir kuarter yang sama, Mitchell Robinson dari Knicks dan Paul Reed dari Pistons terlibat konfrontasi yang membuat Towns turun tangan dan mendorong Reed. Situasi sempat memanas sebelum para pemain lainnya melerai.
Knicks memimpin 33-27 pada akhir kuarter pertama dan menjauh dengan laju 21-3 di kuarter kedua untuk unggul 66-53 saat turun minum. Pistons sempat memangkas jarak hingga satu poin dua kali di kuarter ketiga, tetapi Knicks tetap bermain taktis. Keunggulan 10 poin saat memasuki kuarter akhir cukup menjadi penyangga hingga akhir pertandingan, meski Hardaway sempat memangkas selisih menjadi tiga poin dengan tripoin tersisa lima detik.
Detik-detik Penutup yang Dramatis
Brunson kemudian mencetak satu dari dua lemparan bebas, menyusul protes keras dari kubu Detroit yang menginginkan pelanggaran over-and-back. Free throw terakhir Brunson, dengan sisa waktu 0,5 detik, sengaja dilewatkan. Jalen Duren, yang bertugas melempar bola dari sisi lapangan, melakukan kesalahan dan bola keluar tanpa menyentuh rekan setim—mengakhiri harapan Pistons untuk mengeksekusi tembakan terakhir.
Catatan Seri:
- Game 1: Knicks menang
- Game 2: Pistons menang
- Game 3: Knicks menang (2-1)