Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Trump: Tidak Ada yang Dapat Dilakukan oleh Kanada, Meksiko, atau Tiongkok Untuk Menunda Pemberlakuan Tarif Impor Pada 1 Februari

badge-check


					Trump: Tidak Ada yang Dapat Dilakukan oleh Kanada, Meksiko, atau Tiongkok Untuk Menunda Pemberlakuan Tarif Impor Pada 1 Februari Perbesar

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia akan memberlakukan tarif baru sebesar 25% pada barang-barang dari Meksiko dan Kanada serta 10% pada impor dari Tiongkok, dan tidak ada yang dapat dilakukan oleh ketiga negara tersebut untuk mencegahnya. Namun, Trump menyebutkan kemungkinan pengecualian untuk minyak dari Kanada, dengan tarif sebesar 10% dibandingkan dengan 25% yang direncanakan untuk barang-barang lain dari tetangga utara Amerika Serikat. Tetapi ia mengindikasikan bahwa tarif yang lebih luas pada minyak dan gas alam akan diberlakukan pada pertengahan Februari, yang menyebabkan harga minyak naik.

Trump telah mengancam pemberlakuan tarif ini selama berminggu-minggu, mengatakan bahwa tarif tersebut akan diberlakukan pada 1 Februari dan tetap berlaku sampai negara-negara tersebut melakukan lebih banyak upaya untuk menghentikan aliran migran dan Fentanyl (obat penghilang nyeri) ke perbatasan AS. Berbicara kepada wartawan di Oval Office saat menandatangani perintah eksekutif, Trump mengatakan bahwa ia memahami bahwa tarif ini dapat mengakibatkan biaya yang lebih tinggi bagi konsumen dan mengakui bahwa tindakannya dapat menyebabkan gangguan dalam jangka pendek. Sebagian besar ekonom memperkirakan bahwa pajak impor yang luas seperti ini, dan kemungkinan pembalasan, akan mengganggu aktivitas ekonomi di seluruh dunia.

Ditanya apakah ada kesempatan pada tahap ini bagi tiga mitra dagang utama AS untuk memenangkan penundaan, Trump berkata: “Tidak, tidak. Tidak sekarang, tidak.” Dia menepis anggapan bahwa ancamannya untuk tarif adalah alat tawar-menawar. “Tidak, bukan … kita memiliki defisit (perdagangan) besar dengan, seperti yang Anda tahu, dengan ketiganya.” “Ini adalah sesuatu yang kita lakukan, dan kita mungkin akan meningkatkannya secara substansial, atau tidak, kita akan lihat bagaimana nanti,” kata Trump. “Tapi itu banyak uang yang datang ke Amerika Serikat.”

Dan lebih banyak tarif sedang direncanakan, kata presiden dari Partai Republik itu, mengatakan bahwa pajak impor sedang dipertimbangkan pada barang-barang Eropa serta pada baja, aluminium, dan tembaga, serta pada obat-obatan dan semikonduktor. “Kami akan memberlakukan tarif pada baja dan aluminium, dan akhirnya tembaga. Tembaga akan memakan waktu sedikit lebih lama,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News