Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Turis Asing Dilarang Masuk Resor Mewah di Korea Utara

badge-check


					Wonsan Kalma Coastal Tourist Zone. (foto: Rodong Sinmun) Perbesar

Wonsan Kalma Coastal Tourist Zone. (foto: Rodong Sinmun)

Wonsan, Korea Utara – Korea Utara resmi membuka kawasan wisata resor pantai mewah terbaru mereka, Wonsan Kalma Coastal Tourist Zone, pada 1 Juli 2025. Resor ini digadang-gadang sebagai salah satu proyek ambisius Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un untuk mendongkrak sektor pariwisata. Namun secara tiba-tiba, pemerintah Korut melarang wisatawan asing masuk “untuk sementara” mulai pekan ini.

Informasi tersebut tertera dalam pengumuman terbaru di situs resmi pariwisata Korea Utara. Padahal, sejak sebelum pembukaan, resor ini gencar dipromosikan sebagai destinasi untuk warga lokal dan internasional.

Proyek Prestisius Kim Jong Un

Wonsan berada di pesisir timur Korea Utara, merupakan lokasi beberapa fasilitas militer dan tempat Kim Jong Un menghabiskan masa mudanya. Resor baru ini membentang sepanjang 4 kilometer, lengkap dengan fasilitas seperti hotel, restoran, pusat perbelanjaan, dan taman air. Lebih jauh, media pemerintah menyatakan resor ini mampu menampung hingga 20.000 pengunjung, .

Meski saat ini ditutup bagi turis asing, pekan lalu beberapa wisatawan Rusia dilaporkan telah tiba di lokasi tersebut. Kunjungan itu bertepatan dengan kedatangan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, yang bertemu Kim Jong Un di kota Wonsan. Lavrov memuji proyek tersebut sebagai “objek wisata yang menarik” dan menyatakan harapannya agar resor itu populer di kalangan turis Rusia.

Rusia dan Korea Utara juga tengah menyiapkan jalur penerbangan langsung antara Moskow dan Pyongyang yang rencananya akan mulai beroperasi akhir bulan ini. Salah satu pemandu wisata Rusia bahkan mengaku telah menjadwalkan beberapa rombongan tambahan ke Wonsan dalam waktu dekat.

Sorotan HAM di Balik Megaproyek Wisata

Namun proyek ini tidak lepas dari kontroversi. Sejak pembangunannya mulai tahun 2018, sejumlah kelompok HAM internasional menyoroti dugaan pelanggaran terhadap hak pekerja. Mereka menuduh adanya kerja paksa, jam kerja panjang, serta upah yang tidak memadai selama pembangunan resor.

Sejumlah diplomat Rusia sempat menghadiri upacara peresmian resor pada 24 Juni lalu bersama Kim Jong Un dan keluarganya.

Sebagai informasi, tahun lalu Korea Utara mulai membuka kembali kunjungan wisatawan asing pasca penutupan panjang selama pandemi. Korea Utara bahkan telah menerima kunjungan turis dari negara-negara Barat seperti Australia, Jerman, dan Inggris pada Februari tahun ini. Namun, beberapa minggu kemudian, mereka tiba-tiba menghentikan kunjungan pariwisata tanpa penjelasan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional