London – Oleksandr Usyk kembali membuktikan diri sebagai juara dunia tinju kelas berat. Petinju asal Ukraina itu mengalahkan Daniel Dubois asal Inggris dengan kemenangan telak di ronde kelima dalam pertarungan sengit di Stadion Wembley, Sabtu (19/7/2025) waktu setempat. Kemenangan ini menjadikannya juara dunia kelas berat tak terbantahkan (undisputed) untuk ketiga kalinya sepanjang kariernya.
Dengan hasil ini, Usyk berhasil mempertahankan sabuk WBC, WBA, dan WBO miliknya, sekaligus merebut kembali sabuk IBF yang sempat ia lepaskan tahun lalu menjelang laga ulang melawan Tyson Fury.
“Usia 38 itu masih muda! Ini baru awal,” kata Usyk dengan semangat dalam wawancara seusai pertandingan. “Saya ingin berterima kasih pada Yesus Kristus, pada tim saya, dan Wembley. Ini untuk rakyat.”
Dalam laga ini, Usyk tampil dominan sejak awal. Ia menunjukkan ketangguhan dan kelihaian teknik bertinju yang membuat lawannya, yang berusia 11 tahun lebih muda, kesulitan membaca serangan baliknya. Meski Dubois memiliki postur dan bobot tubuh yang lebih besar — mencapai rekor tertingginya 227,3 pon — keunggulan fisik itu tak berarti banyak menghadapi gerakan lincah Usyk yang nyaris seperti penari balet di atas ring.
Ronde Kelima yang Brutal
Usyk mencuri perhatian publik di ronde kelima, saat ia menjatuhkan Dubois ke kanvas melalui pukulan overhand kanan. Tak lama berselang, sebuah pukulan kiri keras tepat ke dagu lawan mengakhiri perlawanan Dubois. Wasit langsung menghentikan pertarungan dan menyatakan Usyk sebagai pemenang TKO.
Dubois tetap menunjukkan sikap sportif setelah kekalahan tersebut. “Saya harus memberi penghormatan atas performanya. Saya sudah memberikan segalanya.”
“Jangan meremehkan dia. Saya akan kembali. Saya berusaha bertahan ronde demi ronde. Begitulah.” ujarnya kepada DAZN.
Kemenangan ini membuat catatan profesional Usyk sempurna dengan rekor 24-0. Selain dua kali menjadi juara tak terbantahkan di kelas berat, ia sebelumnya juga pernah menyandang status serupa di kelas cruiserweight.
Laga Ketiga Lawan Fury?
Saat ditanya mengenai kemungkinan laga selanjutnya, Usyk belum memberikan jawaban pasti. “Mungkin (Tyson) Fury, (Derek) Chisora, (Anthony) Joshua, atau Joseph Parker. Tapi sekarang saya hanya ingin pulang ke rumah, beristirahat bersama keluarga selama dua atau tiga bulan,” ucapnya.
Pertarungan ini merupakan laga ulang setelah duel pertama mereka di Wroclaw, Polandia, pada 2023 berakhir dengan kontroversi. Saat itu, Dubois sempat menjatuhkan Usyk dengan pukulan yang dinyatakan wasit sebagai low blow, sehingga laga dilanjutkan dan Usyk menang KO ronde sembilan.
Sementara itu, di partai pendahulu, petinju Inggris Lawrence Okolie mengalahkan Kevin Lerena dari Afrika Selatan melalui keputusan mutlak juri dalam pertarungan yang berlangsung datar.












