Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Entertainment

Sean ‘Diddy’ Combs Nyatakan Tidak Bersalah dalam Kasus Hukum yang Sedang Berlangsung

badge-check


					Sean ‘Diddy’ Combs Nyatakan Tidak Bersalah dalam Kasus Hukum yang Sedang Berlangsung Perbesar

New York – Sean ‘Diddy’ Combs, ikon musik hip-hop dan pengusaha ternama, kembali menegaskan ketidakbersalahannya dalam kasus hukum yang tengah dihadapinya. Pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Distrik Manhattan, New York, Combs mengajukan pembelaan tidak bersalah atas dakwaan baru yang mencakup pemerasan, perdagangan manusia, dan eksploitasi pekerja selama dua dekade.

Dalam dakwaan terbaru yang diajukan pada 14 Maret 2025, jaksa menuduh Combs memaksa karyawan untuk bekerja dalam kondisi yang tidak manusiawi, termasuk jam kerja panjang tanpa istirahat yang memadai. Tuduhan ini juga mencakup ancaman fisik, psikologis, dan finansial terhadap para pekerja yang tidak mematuhi perintahnya.

Pengacara Combs, Marc Agnifilio, dengan tegas membantah semua tuduhan tersebut. “Klien kami dengan keras menyangkal semua tuduhan dalam dakwaan ini,” ujar Agnifilio. Ia juga menambahkan bahwa banyak mantan karyawan Combs yang siap memberikan kesaksian untuk mendukung reputasi baik sang pengusaha.

Sidang ini menarik perhatian publik, terutama karena Combs telah menghadapi berbagai tuduhan serupa selama beberapa dekade terakhir. Meski demikian, Combs tetap menunjukkan sikap optimis dan percaya diri selama proses hukum berlangsung.

Sidang berikutnya dijadwalkan pada akhir April, dengan pemilihan juri yang direncanakan dimulai pada awal Mei.

Kasus ini menjadi sorotan besar, tidak hanya karena status selebritas Combs, tetapi juga karena implikasinya terhadap isu-isu ketenagakerjaan dan hak asasi manusia di industri hiburan.

Pengamat hukum memperkirakan bahwa proses ini akan menjadi salah satu kasus paling kompleks dan kontroversial dalam beberapa tahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terlambat Produksi Mainan “KPop Demon Hunters”, Mattel dan Hasbro Kehilangan Momen Liburan

23 Oktober 2025 - 08:14 WIB

Mainan “KPop Demon Hunters” dari Mattel dan Hasbro baru rilis setelah musim liburan, Netflix buka peluang baru dari lisensi merchandise.

Liam Gallagher Sambut Kelahiran Cucu Pertama

12 Oktober 2025 - 07:39 WIB

Liam Gallagher resmi menjadi kakek usai putrinya, Molly Moorish-Gallagher, melahirkan cucu laki-laki bernama Rudy pada Sabtu (11/10).

Nirvana Menang Lagi, Hakim AS Tolak Gugatan “Bayi Nevermind”

5 Oktober 2025 - 10:33 WIB

Hakim AS kembali menolak gugatan Spencer Elden terhadap Nirvana terkait foto bayi di sampul album Nevermind, sebut bukan pornografi anak.

Lagu “Actually Romantic”: Balasan Taylor Swift untuk Charli XCX?

5 Oktober 2025 - 09:25 WIB

Taylor Swift sebut lagu Actually Romantic sebagai surat cinta untuk seseorang yang membencinya, picu spekulasi soal sindiran untuk Charli XCX.

Taylor Swift Rilis Album Ke-12 The Life of a Showgirl

4 Oktober 2025 - 09:06 WIB

Taylor Swift merilis album ke-12 The Life of a Showgirl dengan promosi global, dari pesta bioskop hingga pop-up di New York dan Los Angeles.
Trending di Entertainment