LOS ANGELES, 5 Mei 2026 — Penyanyi pop dunia Britney Spears mengaku bersalah atas tuduhan mengemudi secara ugal-ugalan usai ditangkap atas dugaan mengemudi sambil mabuk.
Dalam sidang yang berjalan pada Senin (4/5) waktu setempat di pengadilan California Selatan, pengacara Spears menyampaikan pengakuan bersalah Britney Spears. Dalam sidang ini, penyanyi berusia 44 tahun itu tidak wajib hadir dalam persidangan.
Spears sebelumnya ditangkap pada 4 Maret di sebuah jalan raya di California Selatan. Petugas kepolisian menyebut ia mengemudikan mobil BMW miliknya secara tidak wajar dengan kecepatan tinggi.
Dengan pengakuan bersalah tersebut, Spears terhindar dari hukuman penjara. Pengadilan mendakwanya dengan dakwaan “wet reckless” atau mengemudi dengan sembrono yang melibatkan alkohol atau zat tertentu.
Pengacara Spears, Michael Goldstein, menyatakan kliennya telah bertanggung jawab atas tindakannya.
“Melalui pengakuan bersalah hari ini, Britney telah menerima tanggung jawab atas perilakunya,” ujar Goldstein dalam pernyataan resmi.
Ia juga menambahkan bahwa Spears telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk memperbaiki diri, yang menjadi pertimbangan jaksa untuk menurunkan dakwaan dan membatalkan tuduhan mengemudi di bawah pengaruh (DUI).
Vonis 12 Bulan Masa Percobaan
Sebagai bagian dari putusan, Spears di vonis hukuman masa percobaan selama 12 bulan. Selain itu, Ia juga wajib mengikuti program edukasi terkait DUI, serta membayar denda dan biaya administrasi lainnya.
Menurut kantor jaksa wilayah Ventura, keputusan tersebut merupakan prosedur standar bagi terdakwa yang tidak memiliki riwayat DUI, tidak terlibat kecelakaan, serta memiliki kadar alkohol dalam darah yang relatif rendah.
Setelah penangkapan, Spears secara sukarela menjalani perawatan di fasilitas rehabilitasi. Perwakilannya menyebut insiden tersebut sebagai tindakan yang “sepenuhnya tidak dapat di terima”.
Britney Spears terkenal sebagai salah satu ikon musik pop paling sukses di dunia. Britney meraih ketenaran di usia muda. Ia menghasilkan sejumlah lagu hits seperti Baby One More Time, Toxic, Everytime, Gimme More, Womanizer, dan Stronger.
Karier dan kehidupan pribadinya sempat menjadi sorotan ketika ia berada di bawah konservatori selama 13 tahun hingga 2021. Selama masa itu, urusan keuangan dan kehidupan pribadinya dalam kendali penuh oleh sang ayah.












