Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Netanyahu Kunjungi Hungaria, Abaikan Surat Perintah Penangkapan ICC

badge-check


					Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant Perbesar

Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant

Tel Aviv — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, akan mengunjungi Hungaria pekan ini, menurut pernyataan kantornya pada Minggu (30/3/2025). Kunjungan ini tetap dilaksanakan meskipun Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya terkait dugaan kejahatan perang di Gaza.

Selama kunjungan yang dijadwalkan berlangsung mulai Rabu hingga Minggu, Netanyahu akan bertemu dengan Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban. Orban telah mengundang Netanyahu sejak November lalu, tak lama setelah ICC menerbitkan surat perintah penangkapan tersebut. Pada saat itu, Orban menyatakan bahwa surat perintah tersebut “tidak akan dipatuhi”.

Seluruh negara anggota Uni Eropa, termasuk Hungaria, merupakan bagian dari ICC, yang berarti mereka memiliki kewajiban untuk menegakkan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut. Namun, Orban, seorang pemimpin nasionalis sayap kanan, kerap berselisih dengan Uni Eropa mengenai standar demokrasi dan hak asasi manusia di Hungaria.

Pemerintah Hungaria belum memberikan pernyataan resmi terkait kunjungan Netanyahu pekan ini.

Kunjungan ini akan menjadi perjalanan luar negeri kedua bagi Netanyahu sejak ICC mengumumkan surat perintah penangkapan. Sebelumnya, pada Februari lalu, ia melakukan kunjungan ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Israel sendiri telah mengecam surat perintah ICC terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, dengan menyebut tuduhan tersebut sebagai “tidak benar dan absurd”. Selain Netanyahu, ICC juga mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Hamas, Ibrahim Al-Masri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional