Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Aksi Protes Warnai Laga Norwegia vs Israel di Oslo

badge-check


					Aksi protes Pro Palestina sebelum pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Norwegia vs Israel di Oslo, Norwegia. Sabtu, 11 Oktober 2025. (foto: NTB/Javad Parsa) Perbesar

Aksi protes Pro Palestina sebelum pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Norwegia vs Israel di Oslo, Norwegia. Sabtu, 11 Oktober 2025. (foto: NTB/Javad Parsa)

OSLO, 12 Oktober 2025 – Laga kualifikasi Piala Dunia antara Norwegia dan Israel di Stadion Ullevaal, Oslo, Sabtu (11/10), diwarnai aksi protes besar dan pengamanan ketat yang berujung pada penggunaan gas air mata oleh polisi. Aksi tersebut mencerminkan perpecahan di kalangan pendukung Norwegia terkait partisipasi Israel dalam turnamen, di tengah perang yang masih berkecamuk di Gaza.

Ratusan pendukung pro-Palestina lebih dulu berkumpul di depan gedung parlemen Norwegia menjelang pertandingan. Banyak di antara mereka mengenakan jersey tim nasional Palestina sambil mengibarkan bendera dan menyalakan flare.

“Pertandingan ini seharusnya tidak digelar. Jika Rusia dikeluarkan, maka Israel pun seharusnya dikeluarkan,” kata Johan, salah satu suporter Norwegia yang turut berdemo dengan mengenakan kostum tim Palestina.

Para pengunjuk rasa kemudian bergerak menuju Stadion Ullevaal, sambil membawa spanduk dan bendera Palestina. Di sepanjang jalan, sejumlah gedung menampilkan spanduk dukungan terhadap Palestina yang digantung di balkon.

Pengamanan Ketat dan Penggunaan Gas Air Mata

Untuk mengantisipasi kerusuhan, aparat keamanan memperketat penjagaan di sekitar stadion. Polisi menutup beberapa pintu masuk sejak beberapa jam sebelum laga dimulai, memeriksa tas penonton, dan membatasi jumlah penonton yang diperbolehkan masuk.

Ketika pertandingan berlangsung, situasi memanas. Polisi Norwegia mengonfirmasi bahwa mereka menggunakan gas air mata setelah sekelompok demonstran mencoba menembus barikade pengamanan di sekitar stadion.

“Sejumlah pengunjuk rasa mencoba menerobos barikade di luar Stadion Ullevaal. Kami menggunakan gas untuk mengendalikan massa. Tidak ada yang terluka dalam kejadian ini,” demikian pernyataan resmi kepolisian Norwegia kepada media lokal.

Menurut kantor berita NTB, polisi juga menangkap beberapa demonstran yang dianggap memprovokasi kericuhan.

Respons Suporter dan Situasi di Gaza

Sementara itu, sebagian penonton Norwegia memilih untuk tidak memedulikan konteks politik yang mengiringi laga. “Kami hanya ingin melihat Norwegia selangkah lebih dekat ke Piala Dunia. Ini akan jadi malam yang luar biasa,” ujar seorang suporter di luar stadion.

Pada Jumat (10/10), pasukan Israel mulai menarik diri dari beberapa wilayah Gaza. Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan damai tahap pertama yang digagas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional