Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

PBB Nyatakan Rusia Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17

badge-check


					PBB Nyatakan Rusia Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17 Perbesar

Kanada – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Badan Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) telah mengeluarkan keputusan yang menyatakan bahwa Rusia bertanggung jawab atas penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah timur Ukraina pada Juli 2014. Keputusan ini menegaskan bahwa Rusia gagal memenuhi kewajibannya dalam hukum penerbangan internasional yang mengharuskan negara untuk tidak menggunakan senjata terhadap pesawat sipil yang sedang terbang.

Pesawat Malaysia Airlines MH17, yang sedang dalam perjalanan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, ditembak jatuh oleh rudal buatan Rusia saat melintasi wilayah Donbas, Ukraina. Saat itu, wilayah tersebut tengah dilanda konflik antara pasukan pemberontak pro-Rusia dan pasukan Ukraina. Seluruh 298 orang yang berada di dalam pesawat tewas akibat serangan tersebut, dengan mayoritas penumpang berasal dari Belanda (196 orang). Selain itu, terdapat pula 38 warga Australia, 10 warga Inggris, serta beberapa warga Belgia dan Malaysia yang menjadi korban.

Tuntutan Australia dan Belanda

Keputusan ini diambil oleh Dewan ICAO pada hari Senin lalu, setelah Australia dan Belanda mengajukan kasus tersebut pada tahun 2022. Dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, mendesak Rusia untuk mengakui tanggung jawabnya atas tragedi tersebut. Ia juga meminta kompensasi atas tindakan kekerasan yang terjadi. “Kami menyerukan kepada Rusia untuk akhirnya menghadapi tanggung jawabnya atas tindakan kekerasan yang mengerikan ini dan melakukan ganti rugi atas perbuatan yang sangat keliru,” kata Wong.

Menteri Luar Negeri Belanda, Caspar Veldkamp, menyebut keputusan ini sebagai langkah penting dalam menuju penegakan kebenaran dan keadilan. “Ini mengirimkan pesan yang jelas kepada komunitas internasional bahwa negara tidak dapat melanggar hukum internasional tanpa konsekuensi,” tegasnya.

Pada 2022, sebuah pengadilan Belanda telah memutuskan bahwa kelompok yang dikendalikan Rusia telah menembak jatuh pesawat tersebut. Tiga individu, dua warga Rusia dan satu warga Ukraina yang pro-Rusia, dihukum penjara seumur hidup karena pembunuhan. Meskipun mereka tidak diekstradisi dan hingga kini belum menjalani hukuman di penjara.

Keputusan ini menambah tekanan terhadap Rusia untuk mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan hukum internasional. Namun hingga kini, Kremlin tetap membantah segala keterlibatannya dalam insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional