Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

PBB Nyatakan Rusia Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17

badge-check


					PBB Nyatakan Rusia Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17 Perbesar

Kanada – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Badan Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) telah mengeluarkan keputusan yang menyatakan bahwa Rusia bertanggung jawab atas penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah timur Ukraina pada Juli 2014. Keputusan ini menegaskan bahwa Rusia gagal memenuhi kewajibannya dalam hukum penerbangan internasional yang mengharuskan negara untuk tidak menggunakan senjata terhadap pesawat sipil yang sedang terbang.

Pesawat Malaysia Airlines MH17, yang sedang dalam perjalanan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, ditembak jatuh oleh rudal buatan Rusia saat melintasi wilayah Donbas, Ukraina. Saat itu, wilayah tersebut tengah dilanda konflik antara pasukan pemberontak pro-Rusia dan pasukan Ukraina. Seluruh 298 orang yang berada di dalam pesawat tewas akibat serangan tersebut, dengan mayoritas penumpang berasal dari Belanda (196 orang). Selain itu, terdapat pula 38 warga Australia, 10 warga Inggris, serta beberapa warga Belgia dan Malaysia yang menjadi korban.

Tuntutan Australia dan Belanda

Keputusan ini diambil oleh Dewan ICAO pada hari Senin lalu, setelah Australia dan Belanda mengajukan kasus tersebut pada tahun 2022. Dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, mendesak Rusia untuk mengakui tanggung jawabnya atas tragedi tersebut. Ia juga meminta kompensasi atas tindakan kekerasan yang terjadi. “Kami menyerukan kepada Rusia untuk akhirnya menghadapi tanggung jawabnya atas tindakan kekerasan yang mengerikan ini dan melakukan ganti rugi atas perbuatan yang sangat keliru,” kata Wong.

Menteri Luar Negeri Belanda, Caspar Veldkamp, menyebut keputusan ini sebagai langkah penting dalam menuju penegakan kebenaran dan keadilan. “Ini mengirimkan pesan yang jelas kepada komunitas internasional bahwa negara tidak dapat melanggar hukum internasional tanpa konsekuensi,” tegasnya.

Pada 2022, sebuah pengadilan Belanda telah memutuskan bahwa kelompok yang dikendalikan Rusia telah menembak jatuh pesawat tersebut. Tiga individu, dua warga Rusia dan satu warga Ukraina yang pro-Rusia, dihukum penjara seumur hidup karena pembunuhan. Meskipun mereka tidak diekstradisi dan hingga kini belum menjalani hukuman di penjara.

Keputusan ini menambah tekanan terhadap Rusia untuk mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan hukum internasional. Namun hingga kini, Kremlin tetap membantah segala keterlibatannya dalam insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional