Oklahoma City – Oklahoma City Thunder menunjukkan mental tangguhnya di game 2 Final NBA 2025. Setelah kalah tipis di game pertama, Thunder membalas dengan kemenangan meyakinkan 123-107 atas Indiana Pacers pada game 2 di Paycom Center, Senin (9/6/2025) pagi WIB. Kedudukan kini imbang 1-1 dalam seri best-of-seven ini.
Shai Gilgeous-Alexander kembali menjadi motor utama Thunder dengan torehan 34 poin. Guard asal Kanada ini juga mencatat sejarah pribadi dengan menembus 3.000 poin gabungan musim reguler dan playoff. Ia sekaligus menyalip Jalen Brunson sebagai pencetak poin terbanyak di playoff musim ini.
“Beberapa hal kami lakukan dengan baik, beberapa hal lain tidak. Tapi kami harus terus berkembang dan siap menghadapi game 3,” kata Gilgeous-Alexander seusai pertandingan.
Selain Gilgeous-Alexander, kontribusi besar juga datang dari Alex Caruso yang mencetak 20 poin dari bangku cadangan. Jalen Williams menambahkan 19 poin, Aaron Wiggins 18 poin, dan Chet Holmgren 15 poin untuk Thunder.
Game 2 menjadi momen penting bagi Thunder yang dikenal selalu bangkit usai kekalahan. Kekalahan tipis 110-111 di game pertama menjadi pemicu performa dominan mereka kali ini. Tim asuhan Mark Daigneault mencatat rekor impresif 18 kemenangan dari 20 laga musim ini setelah mengalami kekalahan sebelumnya. Dari jumlah itu, 12 di antaranya diraih dengan selisih dua digit.
“Dua hari terakhir terasa sangat panjang setelah kalah di game pertama. Tapi para pemain mampu fokus pada apa yang harus dilakukan untuk menang,” ujar Daigneault.
Dominasi Thunder Mulai dari Kuarter Kedua
Dominasi Thunder tampak pada kuarter kedua saat mereka mencetak laju 19-2 yang mengubah kedudukan dari 33-27 menjadi 52-29. Pacers sempat memangkas jarak menjadi 52-39, namun tidak pernah benar-benar mengancam keunggulan tuan rumah.
Indiana Pacers tampil kurang tajam dalam menyerang. Tyrese Haliburton hanya mencetak 17 poin, kemudian Myles Turner dengan 16 poin, dan Pascal Siakam 15 poin. Ini menandai dua game berturut-turut di mana tak ada pemain Pacers yang mampu menembus 20 poin, sesuatu yang terakhir terjadi di final 2013 oleh Miami Heat.
“Kami memulai pertandingan dengan buruk. Terlambat panas dan terlalu reaktif. Itu bukan resep untuk menang di level ini,” kata pelatih Pacers Rick Carlisle.
Game 3 akan digelar pada Rabu (12/6) malam waktu setempat di Indianapolis. Ini akan menjadi pertandingan final NBA pertama di kota tersebut dalam 25 tahun terakhir.
Catatan Seri:
- Game 1: Pacers menang
- Game 2: Thunder menang (1 – 1)