Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sports

Rivalitas Baru Newcastle vs Liverpool Panaskan Liga Inggris

badge-check

Rio Ngumoha, pemain Liverpool yang masih berusia 16 tahun, menjadi penentu kemenangan saat lawan Newcastle United. (foto: REUTERS/Scott Heppell) Perbesar

Rio Ngumoha, pemain Liverpool yang masih berusia 16 tahun, menjadi penentu kemenangan saat lawan Newcastle United. (foto: REUTERS/Scott Heppell)

NEWCASTLE UPON TYNE, 26 Agustus 2025 – Newcastle United dan Liverpool kembali menyuguhkan drama sarat emosi di St James’ Park, Senin (25/8). Pertandingan yang diwarnai ketegangan, kartu merah, comeback dramatis, hingga gol penentu di menit ke-100 ini kian menegaskan lahirnya rivalitas baru di Liga Inggris.

Liverpool akhirnya menang 3-2 melalui gol penyerang muda Rio Ngumoha, yang pada usia 16 tahun 361 hari resmi menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah klub.

Pertandingan Penuh Emosi

The Reds sempat unggul cepat lewat Ryan Gravenberch dan kemudian memperlebar keunggulan di awal babak kedua. Namun, Newcastle yang bermain dengan 10 orang setelah Anthony Gordon dikartu merah tetap mampu bangkit. Kapten Bruno Guimaraes memperkecil kedudukan, lalu Will Osula menyamakan skor di menit ke-88.

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Ngumoha menjadi penentu dengan gol di masa tambahan waktu, membuat suporter Liverpool bersorak dan menenggelamkan sorak-sorai “Toon Army” yang sebelumnya mendominasi stadion.

Latar Belakang Panas: Saga Alexander Isak

Laga ini berlangsung dalam suasana panas akibat saga transfer Alexander Isak. Striker andalan Newcastle itu absen dari skuad, di tengah ketertarikan Liverpool yang kabarnya siap menawar £120 juta—lebih rendah dari valuasi Newcastle sebesar £150 juta.

Situasi makin memanas setelah Liverpool juga merekrut Hugo Ekitike, target lama Newcastle, dari Eintracht Frankfurt seharga £70 juta. Kedatangan pemain asal Prancis itu bahkan disambut ejekan keras dari publik St James’ Park.

Rivalitas Kian Mengkristal

Pertandingan sarat drama ini membangkitkan kenangan publik akan duel klasik kedua tim di era 1990-an. Dua laga ikonik dengan skor 4-3 untuk Liverpool pada 1996 dan 1997 menjadi sorotan utama dalam ingatan tersebut.

Namun, di balik kemenangan ini, Liverpool tetap menyisakan tanda tanya besar. Pertahanan mereka kembali rapuh, seperti saat melawan Bournemouth pada pekan pembuka. Manajer Arne Slot disebut masih mencari formula tepat, termasuk kemungkinan merekrut bek Crystal Palace, Marc Guehi, sebelum jendela transfer ditutup.

Bagi Newcastle, kekalahan ini menambah beban di tengah krisis striker menyusul ketidakpastian masa depan Isak dan larangan bermain untuk Gordon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

F1 GP Kembali ke Afrika, Rwanda Siapkan Sirkuit 2030-an

14 Okt 2026 - 09:16 WIB

F1 GP Kembali ke Afrika, Rwanda Siapkan Sirkuit 2030-an

Netflix Pegang Hak Siar Piala Dunia 2030 di Spanyol

14 Okt 2026 - 08:21 WIB

Netflix Pegang Hak Siar Piala Dunia 2030 di Spanyol

Jersey Michael Jordan dari Final NBA 1998 Terjual Rp 228 Miliar

14 Okt 2026 - 07:55 WIB

Jersey Michael Jordan dari Final NBA 1998 Terjual Rp 228 Miliar

Lewis Hamilton Absen dari Sesi Wawancara Usai F1 GP Singapura

12 Okt 2026 - 06:47 WIB

Lewis Hamilton Absen dari Sesi Wawancara Usai F1 GP Singapura

Max Verstappen Juara F1 GP Singapura 2026, Kimi Finish Ketiga

11 Okt 2026 - 21:56 WIB

Max Verstappen Juara F1 GP Singapura 2026, Kimi Finish Ketiga
Trending di Sports