Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Media Pemerintah Sebut Pasukan Rusia Kuasai Desa Pertama di Dnipropetrovsk

badge-check


					Tentara Ukraina di tepi Sungai Dnipro, di garis depan dekat Kherson. (foto: AP/Mstyslav Chernov) Perbesar

Tentara Ukraina di tepi Sungai Dnipro, di garis depan dekat Kherson. (foto: AP/Mstyslav Chernov)

Moskow – Media pemerintah Rusia dan beberapa blogger militer melaporkan bahwa pasukan Rusia telah kuasai desa pertama di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina bagian timur-tengah, pada Senin (30/6/2025). Ini menjadi kemajuan terbaru Moskow yang dalam dua bulan terakhir telah merebut sekitar 950 kilometer persegi wilayah Ukraina.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi baik dari pihak Ukraina maupun Kementerian Pertahanan Rusia terkait klaim tersebut.

Di tengah meningkatnya pembicaraan soal kemungkinan damai antara Moskow dan Kyiv, situasi di lapangan justru menunjukkan eskalasi konflik. Pasukan Rusia disebut telah mencaplok wilayah seluas 200 kilometer persegi di wilayah Sumy dan mulai memasuki Dnipropetrovsk sejak bulan lalu.

Menurut peta militer Ukraina di Deep State Map, Rusia kini menguasai 113.588 kilometer persegi wilayah Ukraina — meningkat hampir 943 kilometer persegi sejak akhir April hingga 28 Juni.

Media pemerintah Rusia RIA Novosti mengutip pernyataan Vladimir Rogov, seorang pejabat pro-Rusia, yang menyebut bahwa pasukan Moskow telah merebut kendali atas desa Dachnoye, sebuah pemukiman kecil yang terletak tepat di dalam perbatasan wilayah Dnipropetrovsk.

Prospek Damai yang Masih Samar

Rusia menyatakan terbuka untuk perundingan damai. Namun, mereka tetap bersikeras bahwa Ukraina harus menarik pasukannya dari empat wilayah yang telah diklaim sebagai bagian dari Federasi Rusia. Presiden Vladimir Putin bahkan menyebut wilayah tersebut kini secara hukum merupakan bagian dari negaranya.

Namun, bagi Ukraina dan para sekutunya di Eropa, tuntutan tersebut dianggap tidak masuk akal dan sama dengan menyerah tanpa syarat. Kyiv menegaskan tidak akan pernah menerima pendudukan Rusia atas seperlima wilayah nasionalnya.

Rusia kini menguasai seluruh wilayah Krimea, 99 persen wilayah Luhansk, serta lebih dari 70 persen wilayah Donetsk, Zaporizhzhia, dan Kherson. Selain itu, beberapa bagian wilayah Kharkiv, Sumy, dan Dnipropetrovsk juga kini masuk dalam zona kontrol militer Rusia.

Sementara itu, belum ada sinyal perdamaian dari kedua belah pihak atas konflik yang telah berlangsung sejak Februari 2022 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional