Mexico City – Petinju Meksiko Julio Cesar Chavez Jr., ditangkap petugas imigrasi Amerika Serikat, dan kini menghadapi proses deportasi. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menyampaikan pernyataan resmi ini pada Kamis (3/7/2025).
Kepolisian Meksiko telah menerbitkan surat perintah penangkapan atas petinju berusia 39 tahun itu. DHS menyebut surat tersebut berkaitan dengan dugaan keterlibatan Chavez Jr. dalam kejahatan terorganisir serta penyelundupan senjata api, amunisi, dan bahan peledak.
DHS juga menyatakan bahwa Chavez Jr. memberikan sejumlah pernyataan palsu dalam pengajuan status sebagai penduduk tetap (green card) di Amerika Serikat. Ia kemudian dinyatakan sebagai imigran ilegal pada 27 Juni.
“Di bawah pemerintahan Presiden Trump, tidak ada yang kebal hukum – termasuk atlet terkenal dunia,” ujar Tricia McLaughlin, Asisten Sekretaris DHS.
Keluarga Tidak Mengetahui Penangkapan
Michael Goldstein, kuasa hukum Chavez Jr., menyebut bahwa lebih dari dua lusin petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) melakukan penangkapan kliennya di luar rumahnya. Ia mengecam tindakan itu sebagai “keterlaluan”.
“Mereka menutup akses jalan rumahnya dan membawanya tanpa sepengetahuan keluarga. Ini sangat mengkhawatirkan,” kata Goldstein dalam pernyataan tertulis. “Chavez adalah figur publik. Ia hidup di depan publik dan baru saja bertanding melawan Jake Paul dalam laga yang ditonton jutaan orang.”
Kantor Kejaksaan Meksiko mengonfirmasi bahwa mereka telah dihubungi terkait proses pemulangan sang petinju ke Meksiko.
Karier Penuh Kontroversi
Pertarungan Chavez Jr. melawan Jake Paul berlangsung di Honda Center, Anaheim, California, di hadapan penonton yang memadati stadion. Paul, 28 tahun, menang dengan keputusan mutlak setelah 10 ronde.
Namun, kontroversi kerap mewarnai karier Chavez Jr. selama ini. Putra dari legenda tinju Meksiko Julio Cesar Chavez ini pernah meraih gelar juara dunia kelas menengah versi WBC setelah mengalahkan Sebastian Zbik pada 2011. Namun, ia kehilangan gelar setahun kemudian saat kalah dari Sergio “Maravilla” Martinez.
Pada 2009, ia mendapatkan skors selama tujuh bulan dan denda US$10.000 setelah positif menggunakan zat terlarang furosemide. Empat tahun kemudian, Komisi Atletik Nevada menjatuhkan denda sebesar US$900.000 dan larangan bertanding selama sembilan bulan karena pelanggaran serupa.
Chavez Jr. juga pernah menjadi sorotan karena kehidupan pribadinya. Istrinya adalah janda dari Edgar Guzman Lopez, putra mantan bos kartel Sinaloa, Joaquin “El Chapo” Guzman. Edgar Guzman terbunuh pada 2008.
Hingga saat ini, Chavez Jr. memiliki rekor 54 kemenangan (34 KO), enam kekalahan, dan satu kali seri.
Promotor pertarungan Chavez-Paul, yakni MVP Promotions dan Golden Boy Promotions, belum memberikan pernyataan terkait penangkapan ini.