Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Hilang 13 Hari di Pedalaman Australia, Backpacker Jerman Ditemukan Selamat!

badge-check


					Mobil milik Wilga yang ditemukan ditinggalkan di kawasan Wheatbelt. (foto: Kepolisian Australia) Perbesar

Mobil milik Wilga yang ditemukan ditinggalkan di kawasan Wheatbelt. (foto: Kepolisian Australia)

Sydney – Seorang backpacker asal Jerman yang hilang selama hampir dua minggu di wilayah terpencil Australia Barat, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Carolina Wilga, 26 tahun, terakhir terlihat pada 29 Juni lalu di dekat kota kecil Beacon, sekitar 254 kilometer sebelah utara Perth. Seorang pengemudi yang melintas di jalan daerah tersebut menemukannya pada Jumat (11/7/2025), demikian keterangan dari pihak kepolisian.

“Ini adalah kelegaan besar bagi keluarga dan semua orang yang menyayanginya,” ujar Detektif Jessica Securo dalam konferensi pers Sabtu pagi. “Menemukan Carolina dalam keadaan selamat dan sehat adalah hasil yang luar biasa.”

Wilga langsung dievakuasi melalui udara ke rumah sakit di Perth. Menurut pihak berwenang, kondisinya saat ini stabil meski mengalami kelelahan dan dehidrasi. Tubuh Wilga juga mengalami “serangan nyamuk yang parah” serta luka-luka dan memar selama terdampar di lingkungan alam yang ekstrem.

Sebelumnya, pencarian besar-besaran dilakukan setelah kendaraan milik Wilga ditemukan ditinggalkan di kawasan Wheatbelt. Daerah tandus dan jarang penduduk itu memiliki luas wilayah mencapai 154.862 kilometer persegi.

Meski mengalami cobaan berat, Wilga masih bertekad untuk melanjutkan petualangannya di Australia setelah pulih.

Pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci bagaimana Wilga bisa bertahan hidup selama hampir dua minggu di alam liar, namun menegaskan bahwa dia tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami trauma serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional