Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Hilang 13 Hari di Pedalaman Australia, Backpacker Jerman Ditemukan Selamat!

badge-check


					Mobil milik Wilga yang ditemukan ditinggalkan di kawasan Wheatbelt. (foto: Kepolisian Australia) Perbesar

Mobil milik Wilga yang ditemukan ditinggalkan di kawasan Wheatbelt. (foto: Kepolisian Australia)

Sydney – Seorang backpacker asal Jerman yang hilang selama hampir dua minggu di wilayah terpencil Australia Barat, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Carolina Wilga, 26 tahun, terakhir terlihat pada 29 Juni lalu di dekat kota kecil Beacon, sekitar 254 kilometer sebelah utara Perth. Seorang pengemudi yang melintas di jalan daerah tersebut menemukannya pada Jumat (11/7/2025), demikian keterangan dari pihak kepolisian.

“Ini adalah kelegaan besar bagi keluarga dan semua orang yang menyayanginya,” ujar Detektif Jessica Securo dalam konferensi pers Sabtu pagi. “Menemukan Carolina dalam keadaan selamat dan sehat adalah hasil yang luar biasa.”

Wilga langsung dievakuasi melalui udara ke rumah sakit di Perth. Menurut pihak berwenang, kondisinya saat ini stabil meski mengalami kelelahan dan dehidrasi. Tubuh Wilga juga mengalami “serangan nyamuk yang parah” serta luka-luka dan memar selama terdampar di lingkungan alam yang ekstrem.

Sebelumnya, pencarian besar-besaran dilakukan setelah kendaraan milik Wilga ditemukan ditinggalkan di kawasan Wheatbelt. Daerah tandus dan jarang penduduk itu memiliki luas wilayah mencapai 154.862 kilometer persegi.

Meski mengalami cobaan berat, Wilga masih bertekad untuk melanjutkan petualangannya di Australia setelah pulih.

Pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci bagaimana Wilga bisa bertahan hidup selama hampir dua minggu di alam liar, namun menegaskan bahwa dia tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami trauma serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional