Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Serangan Israel Hancurkan Gereja Katolik di Gaza, 3 Tewas

badge-check


					Gereja Katolik di Gaza yang hancur akibat serangan Israel pada Rabu, 16 Juli 2025. (foto: X/@ZarrarKhuhro) Perbesar

Gereja Katolik di Gaza yang hancur akibat serangan Israel pada Rabu, 16 Juli 2025. (foto: X/@ZarrarKhuhro)

Gaza City – Serangan Israel pada Rabu (16/7/2025) menghantam satu-satunya Gereja Katolik di Jalur Gaza, menewaskan tiga orang dan melukai sejumlah lainnya. Gereja Keluarga Kudus (Holy Family Church) itu selama ini menjadi tempat perlindungan bagi warga sipil yang kehilangan rumah akibat perang berkepanjangan di wilayah tersebut.

Dalam pernyataan resminya pada Kamis (17/7/2025), Patriarkat Latin Yerusalem yang membawahi komunitas Katolik di wilayah Palestina mengutuk keras serangan tersebut. “Ini adalah bentuk penargetan terhadap warga sipil tak berdosa dan tempat suci,” tulis Patriarkat. Disebutkan bahwa korban jiwa terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki.

“Perang mengerikan ini harus segera dihentikan sepenuhnya. Para korban ini telah kehilangan rumah, harta benda, bahkan martabat mereka, dan berharap gereja bisa menjadi tempat perlindungan,” lanjut pernyataan itu.

Paus Serukan Gencatan Senjata

Gereja Keluarga Kudus dalam pernyataan terpisah menyebutkan bahwa beberapa orang mengalami luka, sebagian dalam kondisi kritis. Salah satu korban luka adalah Pastor Gabriel Romanelli, imam kepala di gereja tersebut. Romanelli yang berasal dari Argentina sempat dikenal luas karena menjalin komunikasi intens dengan Paus Fransiskus mengenai konflik di Gaza.

Rekaman televisi memperlihatkan Pastor Romanelli tengah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Al-Ahly di Gaza dengan perban di kaki kanan bagian bawah.

Paus Leo dalam telegram belasungkawanya menyatakan kesedihan mendalam atas insiden tersebut dan menyerukan “gencatan senjata segera.” Lebih lanjut, Paus juga menyampaikan harapannya untuk “dialog, rekonsiliasi, dan perdamaian abadi di kawasan.” Akan tetapi, Telegram tersebut tidak menyebutkan Israel sama sekali.

Militer Israel: Serangan Tidak Sengaja

Militer Israel dalam pernyataan pada Kamis sore mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, serpihan peluru dari aktivitas militer di sekitar lokasi kemungkinan besar menghantam gereja secara tidak sengaja. Mereka menegaskan tidak pernah menargetkan tempat ibadah atau lokasi sipil, serta menyatakan penyesalan atas korban jiwa yang terjadi.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataan terpisah mengungkapkan penyesalan mendalam. “Israel sangat menyesalkan insiden ini. Setiap nyawa tak berdosa yang hilang adalah tragedi,” ujar Netanyahu. “Kami sedang menyelidiki insiden ini dan tetap berkomitmen untuk melindungi warga sipil serta situs-situs suci.”

Kecaman Internasional

Namun, kritik tajam datang dari Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Ia menuding Israel bertanggung jawab atas serangan terhadap kompleks gereja tersebut. “Serangan terhadap penduduk sipil yang dilakukan Israel selama berbulan-bulan adalah hal yang tak bisa diterima. Tidak ada aksi militer yang bisa membenarkan tindakan semacam itu,” tegas Meloni dalam pernyataannya.

Serangan ini kembali memicu kecaman internasional terhadap eskalasi konflik yang terus berlangsung di Gaza dan semakin menambah daftar panjang korban jiwa dari kalangan warga sipil, termasuk perempuan, anak-anak, dan tokoh agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AS Serang Kapal Iran di Selat Hormuz, Minyak Kembali Melonjak

5 Mei 2026 - 12:36 WIB

AS serang kapal Iran di Selat Hormuz, picu ketegangan global dan lonjakan harga minyak hingga 115 dolar per barel.

AS Pecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan, di Tengah Konflik Iran

23 April 2026 - 07:23 WIB

Amerika Serikat pecat John Phelan dari jabatan Sekretaris Angkatan Laut AS di tengah konflik Iran dan blokade Selat Hormuz.

Belum Usai, Jepang Terancam Gempa Lebih Besar Setelah M 7,7

21 April 2026 - 10:04 WIB

Jepang siaga gempa besar susulan usai M 7,7 picu peringatan tsunami. Otoritas peringatkan potensi gempa lebih kuat dalam sepekan.

Tesla Kembangkan Mobil Listrik Kecil dan Murah

15 April 2026 - 12:08 WIB

Tesla mengembangkan mobil SUV listrik baru yang lebih kecil dan murah untuk pasar global

Blokade AS Tak Banyak Ubah Lalu Lintas Selat Hormuz

15 April 2026 - 09:34 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz Tak Banyak Ubah Lalu Lintas, Ketidakpastian Meningkat.
Trending di Internasional