Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Trump: Kyiv dan Moskow Harus Serahkan Wilayah untuk Akhiri Perang Ukraina

badge-check


					(foto: REUTERS/Annabelle Gordon) Perbesar

(foto: REUTERS/Annabelle Gordon)

Washington, 12 Agustus 2025 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Kyiv dan Moskow harus bersedia menyerahkan sebagian wilayah untuk mengakhiri perang di Ukraina. Pernyataan itu disampaikan menjelang pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada Jumat (15/8/2025).

Trump mengatakan pembicaraan pekan ini akan segera menunjukkan apakah Kremlin bersedia mencapai kesepakatan damai. “Saya akan tahu mungkin dalam dua menit pertama apakah akan ada kemajuan ,” ujar Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Senin (11/8/2025).

Sebelum bertemu Putin, Trump akan berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy serta sejumlah pemimpin Eropa. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa Washington dapat memaksakan kesepakatan damai yang merugikan Kyiv.

Meski telah memperkeras sikap terhadap Moskow dengan mengizinkan tambahan pasokan senjata AS ke Ukraina dan mengancam tarif bagi pembeli minyak Rusia, sebagian pemimpin Eropa tetap khawatir Trump akan memaksa kompromi besar dari pihak Ukraina.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menegaskan pentingnya “persatuan transatlantik, dukungan untuk Ukraina, dan tekanan terhadap Rusia” untuk mengakhiri perang dan mencegah agresi lanjutan di Eropa. Ia juga mengumumkan rencana paket sanksi ke-19 terhadap Rusia.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bersama Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan bahwa upaya perdamaian harus dibangun bersama Ukraina, “bukan dipaksakan.”

Zelenskiy Tolak Konsesi kepada Rusia

Trump mengakui kemungkinan terjadinya “pertukaran wilayah” dalam kesepakatan damai, meski Moskow maupun Kyiv selama ini menolak ide tersebut. “Rusia telah menguasai wilayah yang sangat strategis, tetapi kami akan mencoba mengembalikan sebagian wilayah itu,” ujarnya.

Sementara itu, Zelenskiy memperingatkan bahwa memberikan konsesi kepada Rusia tidak akan menghentikan perang. “Rusia menolak menghentikan pembunuhan dan tidak boleh menerima imbalan apa pun. Konsesi tidak membuat pembunuh berhenti,” tulisnya di platform X.

Manuver Diplomasi Menjelang Pertemuan

Jelang pertemuan Trump-Putin, aktivitas diplomasi meningkat. Zelenskiy berbicara dengan para pemimpin India dan Arab Saudi untuk mencari dukungan di luar Eropa. Putin juga menghubungi sejumlah pemimpin negara, termasuk China, Brasil, dan beberapa negara bekas Uni Soviet.

Jerman akan memimpin pertemuan virtual para pemimpin Eropa pada Rabu (13/8/2025) guna membahas strategi menekan Rusia. Pertemuan itu akan melibatkan Zelenskiy serta pejabat Uni Eropa dan NATO.

Rencana damai yang dibicarakan mencakup usulan pembentukan zona demiliterisasi selebar 18 mil di Ukraina timur, dijaga pasukan NATO Eropa tanpa melibatkan tentara AS. Selain itu, Ukraina diproyeksikan tidak akan masuk NATO, memenuhi salah satu tuntutan utama Putin.

Sejak invasi besar-besaran pada Februari 2022, perang Ukraina telah menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional