Menu

Otomatis
Breaking News

Sports

Hancurkan Korea Selatan 94-56, Jerman Melaju ke Perempat Final

badge-check

Pemain Jerman merayakan kemenangan atas Korea Selatan. Selasa, 8 September 2026. (AP Photo/Ibrahim Noroozi) Perbesar

Pemain Jerman merayakan kemenangan atas Korea Selatan. Selasa, 8 September 2026. (AP Photo/Ibrahim Noroozi)

BERLIN, 9 September 2026 — Tim nasional basket putri Jerman melaju ke perempat final Piala Dunia Basket Putri setelah tampil dominan dan menghancurkan Korea Selatan dengan skor 94-56, Selasa (8/9) waktu setempat.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Berlin Arena, Jerman tampil penuh percaya diri sejak awal pertandingan. Dukungan ribuan penonton menjadi energi tambahan bagi tuan rumah yang terus memperlebar keunggulan hingga akhir laga.

Kapten Jerman, Marie Gülich, menjadi pemain paling menonjol dengan torehan 19 poin dan lima rebound. Sementara itu, Frieda Bühner menyumbangkan 17 poin.

Dari kubu Korea Selatan, Lee Hae-ran menjadi pencetak angka terbanyak dengan 21 poin. Namun, Korea Selatan tidak pernah sekalipun mampu memimpin pertandingan.

Jerman Langsung Tampil Agresif

Jerman mendapatkan sambutan meriah dari penonton setiap kali mencetak angka.

Dukungan tersebut membuat permainan tuan rumah semakin percaya diri. Jerman bahkan sudah unggul 17 poin ketika memasuki jeda babak pertama.

Setelah turun minum, Jerman tidak mengendurkan tekanan. Selisih poin terus melebar dan Korea Selatan semakin kesulitan mengejar.

Keunggulan akhirnya mencapai 38 poin saat pertandingan berakhir dengan skor 94-56.

Selepas pertandingan, para pemain Jerman ikut larut dalam perayaan. Mereka menari bersama di lapangan sementara para pendukung melompat-lompat mengikuti iringan musik yang dimainkan di arena.

Dukungan Suporter Jadi Modal Jerman

Perjalanan Jerman di Piala Dunia Basket Putri kali ini sebenarnya tidak dimulai dengan mulus. Jerman kalah telak 30 poin dari Spanyol pada pertandingan pertama fase grup.

Namun, mereka mampu segera bangkit. Jerman kemudian mengalahkan Jepang dengan skor 74-58 dan Mali 83-58. Dukungan publik Berlin kini menjadi salah satu kekuatan penting bagi Jerman menjelang fase gugur.

Guard Jerman, Alexis Peterson, mengatakan kehadiran suporter memberikan energi tambahan terutama ketika pemain mulai kelelahan atau permainan tidak berjalan sesuai harapan.

Menurut dia, dukungan tersebut menjadi bagian penting dari keuntungan bermain di kandang sendiri.

Jerman Menghadapi Belgia di Perempat Final

Kemenangan atas Korea Selatan membawa Jerman ke perempat final. Di babak tersebut, Jerman akan menghadapi Belgia, yang merupakan juara Eropa. Pertandingan perempat final dijadwalkan berlangsung Kamis (10/9).

Dengan performa yang terus meningkat sejak kekalahan dari Spanyol, Jerman memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh di hadapan pendukung sendiri.

Hungaria Singkirkan Jepang

Pada pertandingan lainnya, Hungaria memastikan tiket ke perempat final setelah mengalahkan Jepang dengan skor 84-63. Réka Lelik tampil gemilang dengan mencetak 23 poin dan delapan rebound. Virág Takács-Kiss juga memberikan kontribusi besar dengan 17 poin dan delapan rebound.

Kemenangan tersebut memiliki arti khusus bagi Hungaria. Mereka terakhir kali mencapai perempat final Piala Dunia sekitar 40 tahun lalu.

“Rasanya luar biasa. Sudah 40 tahun sejak kami mencapai perempat final dan saya masih tidak percaya,” kata Lelik.

Hungaria selanjutnya akan menghadapi Amerika Serikat, juara bertahan empat kali, pada Kamis (10/9).

Pertandingan Hungaria vs Jepang juga sempat diwarnai insiden yang membuat suasana arena berubah. Saki Hayashi mengalami cedera setelah terjatuh dalam posisi yang tidak menguntungkan. Ia harus mendapatkan penanganan medis segera dan akhirnya meninggalkan lapangan.

Hungaria Tampil Efektif

Jepang sebenarnya sempat menyamakan kedudukan menjadi 34-34 melalui dua lemparan bebas Ramu Tokashiki.

Namun, itulah titik terdekat Jepang untuk mengejar Hungaria. Agnes Studer kemudian mencetak tembakan tiga angka yang membawa Hungaria kembali unggul 37-34 saat jeda.

Salah satu kunci kemenangan Hungaria adalah akurasi tembakan tiga angka. Mereka mencatat 11 tembakan masuk dari 25 percobaan dari luar garis tiga angka.

Sebaliknya, Jepang hanya mampu memasukkan tujuh tembakan tiga angka.

Catatan tersebut cukup kontras dengan penampilan Jepang beberapa hari sebelumnya. Jepang sempat membuat rekor dengan mencetak 20 tembakan tiga angka dalam satu pertandingan Piala Dunia sebelum rekor itu kemudian dilewati Perancis dengan 22 tembakan tiga angka.

Pelatih Jepang, Corey Gaines, mengakui perbedaan efektivitas tembakan menjadi salah satu faktor penentu pertandingan.

Amerika Serikat Menunggu Hungaria

Amerika Serikat mendapatkan keuntungan karena langsung lolos ke perempat final sebagai juara grup. Setelah menjalani hari istirahat, Amerika Serikat akan menghadapi Hungaria pada Kamis (10/9).

Pertandingan tersebut menjadi tantangan besar bagi Hungaria. Amerika Serikat merupakan juara bertahan empat edisi terakhir dan kembali menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih gelar.

Lelik mengaku antusias menghadapi para pemain terbaik dunia. Meski demikian, ia menegaskan Hungaria ingin menikmati pertandingan sekaligus memberikan perlawanan terbaik.

Dua Tiket Perempat Final Masih Tersisa

Seluruh pertandingan perempat final terjadwal akan berlangsung Kamis (10/9). Selain pertandingan Jerman melawan Belgia dan Amerika Serikat menghadapi Hungaria, masih ada dua tiket yang akan diperebutkan pada pertandingan playoff Rabu (9/9).

Spanyol akan menghadapi pemenang laga Italia vs Australia. Sementara itu, Perancis menunggu pemenang pertandingan China vs Puerto Riko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Luka Doncic dan Jalen Williams Absen di Game 1 Semifinal Barat NBA

5 Mei 2026 - 14:26 WIB

Luka Doncic dan Jalen Williams Absen di Game 1 Semifinal Barat NBA

Doncic dan Reaves Cedera, Peluang Lakers Berat di Awal Playoff

15 Apr 2026 - 12:47 WIB

Doncic dan Reaves Cedera, Peluang Lakers Berat di Awal Playoff

Maradona Tidak Mati: Napoli Rayakan Ulang Tahun ke-65 Sang Legenda

31 Okt 2025 - 10:05 WIB

Maradona Tidak Mati: Napoli Rayakan Ulang Tahun ke-65 Sang Legenda

Brentford Tundukkan Liverpool, Manchester United Makin Konsisten

26 Okt 2025 - 08:24 WIB

Brentford Tundukkan Liverpool, Manchester United Makin Konsisten

Chelsea dan Liverpool Kompak Menang Besar di Liga Champions

23 Okt 2025 - 07:41 WIB

Chelsea dan Liverpool Kompak Menang Besar di Liga Champions
Trending di Sports