NEW YORK, 11 September 2026 – Elena Rybakina bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Coco Gauff 3-6, 6-4, 6-4 pada semifinal US Open 2026, Kamis malam waktu New York atau Jumat (11/9) pagi WIB.
Kemenangan tersebut mengantarkan Rybakina ke final US Open untuk pertama kalinya dalam kariernya. Ia akan menghadapi Aryna Sabalenka pada partai puncak yang berlangsung Sabtu (12/9).
Final tersebut mempertemukan dua petenis yang saat ini menduduki posisi teratas dalam persaingan tenis putri. Rybakina telah memastikan diri menggantikan Sabalenka sebagai petenis nomor satu dunia setelah US Open 2026 berakhir.
Bagi Rybakina, final ini juga menjadi kesempatan untuk meraih gelar US Open pertamanya sekaligus Grand Slam ketiganya. Sebelumnya, petenis Kazakhstan tersebut menjuarai Wimbledon 2022 dan Australian Open 2026.
Rybakina Bangkit Setelah Kalah Set Pertama
Gauff mengawali pertandingan dengan sangat baik. Petenis Amerika Serikat itu mampu memberikan tekanan kepada Rybakina dan merebut set pertama 6-3 dalam waktu 38 menit. Gauff juga tampil agresif melalui servisnya. Ia mencatat empat ace pada set pertama, sementara Rybakina hanya menghasilkan satu.
Namun, Rybakina tidak membiarkan pertandingan berakhir dengan cepat. “Tarik napas dalam-dalam, mencoba berbicara positif kepada diri sendiri dan mengatakan bahwa saya harus berjuang serta berusaha menunjukkan permainan yang bagus,” kata Rybakina.
Rybakina kemudian meningkatkan tekanan pada set kedua. Ia berhasil menyamakan kedudukan setelah merebut set tersebut dengan skor 6-4. Pertandingan semakin sengit pada set penentuan. Rybakina akhirnya memperoleh break untuk memimpin 5-3.
Gauff masih berusaha bangkit dan mendapatkan satu break untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, Rybakina kembali menekan dan memastikan kemenangan 6-4.
Dengan hasil tersebut, Rybakina mencatat comeback setelah kehilangan set pertama dan memastikan tiket ke final.
Final Melawan Sabalenka
Di final, Rybakina akan berhadapan dengan Sabalenka yang lebih dahulu memastikan tempat di partai puncak. Sabalenka mengalahkan Jessica Pegula 7-5, 6-2 pada semifinal. Petenis Belarus itu tampil dominan pada set kedua dan mencatat 29 winner sepanjang pertandingan.
Pertemuan Sabalenka dan Rybakina akan menjadi duel antara dua pemain yang sebelumnya telah mengoleksi gelar Grand Slam.
Rybakina menjadi juara Australian Open 2026 pada awal tahun, sedangkan Sabalenka merupakan juara bertahan US Open dan berusaha meraih gelar ketiga secara beruntun di Flushing Meadows. Final US Open 2026 akan menjadi kesempatan bagi Rybakina untuk merebut gelar pertamanya di Flushing Meadows, sementara Sabalenka berusaha mempertahankan mahkotanya untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Rybakina Segera Jadi Nomor Satu Dunia
Selain tiket final, Rybakina juga telah memastikan pencapaian besar lainnya. Ia akan menjadi petenis nomor satu dunia mulai pekan depan, menggantikan Sabalenka yang telah menduduki posisi tersebut selama 99 pekan berturut-turut.
Menariknya, Rybakina belum pernah melewati babak keempat US Open dalam tujuh penampilan. Tahun ini, ia langsung mencetak sejarah dengan mencapai final untuk pertama kalinya.
Kini, hanya satu pertandingan yang memisahkan Rybakina dari gelar US Open pertamanya. Di sisi lain, Sabalenka membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menjadi petenis putri pertama sejak Serena Williams pada 2012-2014 yang mampu menjuarai US Open tiga tahun berturut-turut.











