CALIFORNIA, 10 September 2026 – Apple resmi memasuki persaingan pasar smartphone lipat dengan meluncurkan iPhone Duo, perangkat iPhone lipat pertama dalam sejarah Apple.
Peluncuran tersebut menjadi salah satu perubahan desain terbesar dalam sejarah iPhone sejak iPhone pertama meluncur pada 2007. Apple memperkenalkan iPhone Duo dalam acara tahunan Apple pada Rabu (9/9). Acara itu sekaligus menjadi debut besar John Ternus sebagai CEO baru Apple setelah menggantikan Tim Cook.
iPhone Duo Seukuran Paspor
Berbeda dari desain iPhone konvensional, iPhone Duo menggunakan mekanisme lipat bergaya buku. Ketika terbuka, perangkat ini memiliki layar utama berukuran 7,6 inci. Apple menyebut layar tersebut sebagai layar terbesar yang pernah ada pada iPhone. Sementara ketika terlipat, iPhone Duo memiliki layar eksternal berukuran 5,4 inci sehingga tampak seperti iPhone normal tetapi sedikit lebih lebar.
Desain tersebut membuat iPhone Duo menyerupai perangkat berukuran paspor ketika dalam kondisi tertutup. Apple juga mengklaim iPhone Duo sebagai iPhone paling tipis yang pernah ada ketika perangkat berada dalam kondisi terbuka.
John Ternus mengatakan desain lipat tersebut menggabungkan pengalaman menggunakan iPhone dengan layar yang lebih besar seperti iPad. Menurut Apple, kedua layar memiliki rasio aspek yang sama sehingga konten dapat berpindah dari layar luar ke layar dalam secara lebih konsisten.
“Apple ingin menghadirkan pengalaman yang sepenuhnya baru sekaligus tetap terasa familiar,” demikian pendekatan yang ditekankan perusahaan dalam memperkenalkan iPhone Duo.
Gunakan Chip A20 Pro
Untuk mendukung performanya, iPhone Duo menggunakan chip A20 Pro. Chip tersebut dipadukan dengan sistem pendingin vapor chamber dan arsitektur baterai ganda. Apple menyebut rancangan kombinasi tersebut bertujuan untuk menangani performa tinggi sekaligus menjaga efisiensi daya pada perangkat dengan dua layar.
iPhone Duo juga menggunakan modem C2 yang dikembangkan Apple sebagai bagian dari upaya perusahaan mengurangi ketergantungan terhadap komponen modem dari pihak lain.
Perangkat ini tersedia dengan kapasitas penyimpanan hingga 2 TB, kapasitas ini lebih besar daripada sejumlah pesaing di kategori smartphone lipat. Apple juga membekali iPhone Duo dengan dukungan Apple Pencil serta Touch ID yang terintegrasi pada tombol samping.
Apple Ingin Berbeda dari Smartphone Lipat Pesaing
Pasar smartphone lipat sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Samsung, Huawei, dan sejumlah produsen smartphone China telah lebih dahulu menawarkan perangkat dengan layar lipat. Namun, Apple memilih masuk belakangan dengan pendekatan desain dan perangkat lunak yang di klaim berbeda.
Apple menilai sejumlah perangkat lipat yang telah beredar masih terasa seperti dua smartphone yang disatukan ketika dibuka. Karena itu, iPhone Duo dirancang dengan dua layar yang memiliki rasio aspek serupa. Tujuannya agar pengalaman pengguna ketika berpindah dari kondisi tertutup ke terbuka terasa lebih natural.
Desain engsel juga menjadi salah satu bagian penting dari perangkat tersebut. Apple menyebut iPhone Duo menggunakan precision hinge yang dirancang agar mekanisme buka-tutup terasa mulus dan tetap kokoh.
Tantangan Besar untuk CEO Baru Apple
Peluncuran iPhone Duo juga memiliki arti strategis karena menjadi salah satu produk besar pertama yang diperkenalkan Apple di bawah kepemimpinan John Ternus.
Ternus sebelumnya merupakan salah satu eksekutif penting di divisi perangkat keras Apple. Pengalamannya dalam pengembangan produk membuat keterlibatannya dalam proyek iPhone lipat menjadi perhatian analis.
Analis CCS Insight Ben Wood menilai pergantian kepemimpinan Apple dengan peluncuran iPhone lipat kemungkinan bukan sebuah kebetulan. Sorotan terhadap Ternus menjadi semakin besar karena Apple membutuhkan produk baru yang dapat menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu menghasilkan inovasi besar setelah era panjang di bawah Tim Cook.
Pasar Smartphone Lipat Masih Kecil
Meski mendapat perhatian besar, smartphone lipat hingga kini masih menjadi segmen kecil dalam industri smartphone global.
Samsung dan produsen China seperti Huawei telah bertahun-tahun mengembangkan perangkat lipat. Namun, harga tinggi, ketahanan layar, lipatan pada layar, kamera, dan daya tahan baterai menjadi sejumlah persoalan yang membuat teknologi tersebut belum sepenuhnya menjadi produk massal.
Analis mencatat bahwa perangkat lipat saat ini masih hanya mengambil porsi kecil dari keseluruhan penjualan smartphone.
iPhone 18 Pro dan Pro Max
Selain iPhone Duo, Apple juga memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kedua perangkat itu menggunakan chip A20 Pro dan membawa peningkatan pada sistem kamera.
Apple memperkenalkan kamera utama 48 megapiksel dengan sistem variable aperture yang dapat menyesuaikan bukaan berdasarkan kondisi pencahayaan. Fitur tersebut juga memberikan pengguna kontrol lebih besar terhadap kedalaman bidang dalam fotografi.
Apple juga memperkenalkan standar Apple Reference Image untuk membantu autentikasi foto serta dukungan terhadap SynthID untuk mengidentifikasi gambar yang dibuat atau diedit menggunakan AI.
Namun, sejumlah fitur tersebut tidak tersedia di wilayah tertentu, termasuk Uni Eropa dan China.
Siri AI Jadi Bagian Penting Strategi Apple
Selain perangkat keras, Apple juga menempatkan kecerdasan buatan sebagai bagian penting dari strategi produk barunya. Perusahaan memperkenalkan kembali Siri dengan kemampuan AI yang lebih terintegrasi dan menyebutnya Siri AI.
Pada iPhone 18, Siri AI dirancang agar dapat memahami konteks informasi yang tersimpan di perangkat, termasuk pesan dan email. Hal itu kemudian membantu pengguna menemukan informasi, menjawab pertanyaan, hingga menjalankan tindakan tertentu atas nama pengguna.
Apple juga memperluas kemampuan AI ke perangkat Apple Watch. Salah satu kemampuan yang barunya adalah pencatatan dan transkripsi percakapan ketika pengguna mengaktifkan fitur tersebut.
Apple Tekankan Privasi AI
Salah satu pesan utama Apple dalam memperkenalkan kemampuan AI baru adalah soal privasi. Ternus menyebut kemampuan AI tersebut sebagai semacam “intelligent personal hub” karena dapat menggunakan konteks pribadi pengguna untuk membantu menjalankan berbagai tugas.
Namun, semakin banyak informasi pribadi yang digunakan AI juga menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan data.
Apple mengatakan sebagian besar pemrosesan AI akan berjalan langsung di perangkat atau on-device. Jika membutuhkan pemrosesan melalui cloud, Apple menggunakan infrastruktur Private Cloud Compute untuk menangani permintaan tersebut. Apple menegaskan bahwa data pribadi pengguna tidak dapat di akses Apple ketika proses berjalan melalui sistem tersebut.
Lalu, Berapa Harga iPhone Duo?
Setelah menjadi pembicaraan karena desainnya, pertanyaan berikutnya adalah berapa harga iPhone Duo? Jawabannya, Apple membanderol iPhone Duo mulai 1.999 dollar AS. Jika menggunakan kurs sekitar Rp17.500 per dollar AS, harganya sekitar Rp35 juta-an.
Namun, angka tersebut bukan harga resmi untuk pasar Indonesia. Harga di Indonesia dapat berbeda karena faktor pajak, nilai tukar, distribusi, dan kebijakan penjualan Apple di masing-masing negara.
Di Amerika Serikat, iPhone 18 Pro di banderol mulai 1.199 dollar AS, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai 1.299 dollar AS. Apple menjadwalkan pre-order iPhone Duo mulai 16 Oktober 2026, sementara penjualan perangkat tersebut di mulai pada 23 Oktober 2026.













