WARSAWA, 26 September 2025 – Pendaki asal Polandia, Andrzej Bargiel, mencetak sejarah sebagai orang pertama yang berhasil menuruni Gunung Everest dengan menggunakan ski tanpa bantuan tabung oksigen. Kabar itu disampaikan tim Bargiel pada Kamis (25/9).
Tradisi pendaki Polandia sudah lama dikenal sejak era 1980-an berkat sosok legendaris seperti Jerzy Kukuczka dan mendiang Wanda Rutkiewicz. Keduanya terkenal dengan ekspedisi musim dingin yang penuh tantangan dan penemuan jalur-jalur pendakian baru. Bargiel, yang kini berusia 37 tahun, melanjutkan jejak tersebut. Pada 2018, ia juga menjadi orang pertama yang berhasil meluncur dengan ski dari puncak K2, gunung tertinggi kedua di dunia.
Menurut timnya, pendakian menuju puncak Everest setinggi 8.849 meter itu memakan waktu lebih lama dari perkiraan karena kondisi salju yang berat. “Andrzej menghabiskan 16 jam di zona maut, di atas ketinggian 8.000 meter, tanpa menggunakan oksigen tambahan,” kata tim dalam pernyataan resminya.
Setibanya di puncak, Bargiel hanya sempat berhenti beberapa menit. Ia lalu mengenakan ski dan memulai penurunan bersejarahnya, berpacu dengan waktu sebelum matahari terbenam. Video yang diunggah di akun Facebook Bargiel memperlihatkan ia meluncur di hamparan salju tebal dengan latar deretan puncak tertinggi dunia.
Meski demikian, perjalanan turun tidak sepenuhnya mulus. Bargiel harus menghentikan aksinya di Camp 2, pada ketinggian sekitar 6.400 meter, karena malam sudah tiba dan jalur tak lagi aman untuk dilalui. Ia baru melanjutkan penurunan pada keesokan paginya saat matahari terbit.
Prestasi ini menuai pujian di Polandia. Perdana Menteri Donald Tusk menulis di media sosial X, “Langit adalah batas? Tidak bagi orang Polandia! Andrzej Bargiel baru saja meluncur turun dari Gunung Everest!”












