Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Kerusuhan Anti-Imigran Kembali Pecah di Irlandia Utara

badge-check


					Demonstran berkumpul di dekat kobaran api pada malam keempat kerusuhan, di Portadown, Irlandia Utara, pada 12 Juni 2025. (foto: REUTERS/Clodagh Kilcoyne) Perbesar

Demonstran berkumpul di dekat kobaran api pada malam keempat kerusuhan, di Portadown, Irlandia Utara, pada 12 Juni 2025. (foto: REUTERS/Clodagh Kilcoyne)

Portadown, Irlandia Utara – Gelombang kerusuhan anti-imigran kembali mengguncang Irlandia Utara pada Kamis (12/6/2025) malam waktu setempat. Bentrokan terjadi di kota Portadown, sekitar 50 kilometer dari Belfast. Dalam insiden tersebut, para perusuh menyerang aparat keamanan dengan bom molotov, batu, dan kembang api.

Kerusuhan ini menandai malam keempat kekacauan yang dipicu oleh kasus hukum yang melibatkan dua remaja laki-laki berusia 14 tahun. Keduanya dituduh melakukan pelecehan seksual berat terhadap seorang remaja perempuan dan telah dihadapkan ke pengadilan awal pekan ini. Menurut media setempat, sidang dilakukan dengan bantuan penerjemah bahasa Rumania, ini mengindikasikan bahwa para terdakwa berasal dari komunitas migran. Meskipun demikian, pihak pengacara menyatakan bahwa kliennya membantah dakwaan tersebut.

Ketegangan meningkat setelah munculnya sejumlah aksi protes anti-imigran di berbagai titik, termasuk Portadown. Pihak kepolisian mengerahkan pasukan besar dengan perlengkapan anti huru-hara serta kendaraan lapis baja untuk mengamankan wilayah. Beberapa ruas jalan ditutup dan sejumlah fasilitas umum seperti tong sampah dibakar, sementara puing-puing berserakan di sepanjang jalan.

Seorang petugas polisi antihuru-hara berusaha memadamkan api pada malam keempat kerusuhan, menyusul unjuk rasa terkait dugaan pelecehan seksual terhadap seorang remaja perempuan setempat, di Portadown, Irlandia Utara, pada 12 Juni 2025. (foto: REUTERS/Clodagh Kilcoyne)

Situasi Ballymena Terkendali

Namun, tidak semua aksi protes berkembang menjadi kerusuhan. Di Ballymena — titik panas utama dalam dua malam kekerasan sebelumnya — situasi relatif terkendali. Menurut laporan media lokal, kehadiran aparat yang masif dan hujan deras turut meredam situasi.

“Semalam memang masih ada kelompok yang berkumpul, tetapi suasananya jauh lebih tenang dibandingkan malam sebelumnya,” ujar Paul Frew, anggota parlemen lokal dari Partai Unionis Demokratik (DUP), kepada BBC. “Mudah-mudahan ini adalah akhir dari semua kekacauan ini.”

Lebih lanjut, Kepolisian Irlandia Utara belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jumlah korban luka atau penangkapan dalam insiden terbaru ini. Namun, mereka mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh sentimen kebencian yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Ketegangan ini mencerminkan kerentanan sosial yang meningkat di wilayah tersebut, di tengah isu migrasi yang terus menjadi polemik di sejumlah kota di Inggris dan Irlandia Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tragedi Rio de Janeiro: Operasi Polisi Tewaskan 121 Orang

31 Oktober 2025 - 08:32 WIB

Operasi polisi di Rio de Janeiro menewaskan 121 orang, menjadikannya yang paling mematikan dalam sejarah Brasil.

Pencurian Mahkota Kerajaan di Louvre Prancis, Pakar Sebut Barang Curian Akan Hilang Selamanya

22 Oktober 2025 - 09:22 WIB

Pencurian mahkota Kerajaan di Louvre jadi aib nasional Prancis. Polisi buru geng spesialis perhiasan lintas Eropa.

Industri Film Dunia Tetap Melaju di Tengah Ancaman Tarif Trump

19 Oktober 2025 - 10:29 WIB

Ancaman tarif 100 persen dari Donald Trump tak hentikan produksi global seperti Star Wars: Starfighter. Industri film tetap melaju.

Aksi ‘No Kings’ di AS, Ribuan Warga Protes Kebijakan Trump

19 Oktober 2025 - 07:59 WIB

Ribuan warga AS turun ke jalan dalam aksi No Kings memprotes kebijakan Donald Trump yang dinilai mengancam demokrasi dan kebebasan sipil.

Tercatat Sejarah: Trump Umumkan Perang Gaza Berakhir

14 Oktober 2025 - 08:34 WIB

Hamas bebaskan sandera terakhir, Trump nyatakan perang Gaza berakhir. Dunia sambut babak baru perdamaian Timur Tengah.
Trending di Internasional