Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook Gempa Dahsyat di Afghanistan Tewaskan Lebih dari 800 Orang Sejumlah Politisi Nasdem, PAN, dan Golkar Dicopot dari DPR Usai Demo Besar Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

Internasional

Kerusuhan Anti-Migran di Torre Pacheco, Spanyol: Satu Orang Ditangkap

badge-check


					(foto: Europa Press/Martín C.) Perbesar

(foto: Europa Press/Martín C.)

Madrid – Keadaan kota Torre Pacheco di Spanyol semakin mencekam menyusul serangan terhadap seorang lansia memicu kerusuhan anti-migran selama dua hari berturut-turut. Otoritas setempat menyatakan telah menangkap satu orang, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat bentrokan yang berlangsung di jalanan.

Media lokal La Opinión de Murcia, melaporkan keadaan kota berpenduduk sekitar 36.000 jiwa tersebut sangat mencekam. Meski aparat kepolisian telah dikerahkan dalam jumlah besar, sejumlah kelompok warga tetap terlihat berkeliaran sambil membawa tongkat dan mengejar orang-orang yang diduga berasal dari luar negeri.

Penyebab Kerusuhan

Kerusuhan bermula setelah seorang pria berusia 68 tahun mengaku dipukuli oleh tiga pemuda yang disebutnya berasal dari Afrika Utara. Insiden pemukulan yang terjadi pada Rabu (16/7/2025) malam itu terekam video dan menjadi viral di media sosial, memicu kemarahan warga.

Pemerintah kota sempat mengadakan aksi damai pada Jumat (11/7/2025) lalu. Namun suasana berubah panas ketika sejumlah kelompok sayap kanan menyusup dan meneriakkan slogan-slogan anti-imigran. Kelompok radikal yang menamakan diri Deport Them Now bahkan memprovokasi kekerasan dengan menyerukan serangan terhadap warga keturunan Afrika Utara melalui media sosial.

Pemerintah Minta Warga Menjaga Ketertiban

Pemerintah wilayah Murcia mengeluarkan seruan agar masyarakat tetap tenang. “Torre Pacheco harus kembali ke keadaan normal. Saya memahami rasa frustrasi yang ada, tetapi tidak ada yang membenarkan kekerasan,” tulis Gubernur Wilayah Murcia, Fernando López Miras, dari Partai Konservatif, dalam pernyataan di platform X.

Wali Kota Torre Pacheco, Pedro Ángel Roca Ternel, juga meminta warganya untuk menjaga ketenangan. “Saya menyerukan kepada semua warga untuk tetap tenang dan menjaga ketenteraman,” ujarnya kepada stasiun televisi nasional RTVE.

Sementara itu, Menteri Pemuda Spanyol, Sira Rego, mengecam kekerasan tersebut dan menyalahkan kelompok ultra-kanan atas pecahnya kerusuhan.

Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki insiden pemukulan terhadap pria lansia tersebut. Mereka juga tengah mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan di jalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tragedi Rio de Janeiro: Operasi Polisi Tewaskan 121 Orang

31 Oktober 2025 - 08:32 WIB

Operasi polisi di Rio de Janeiro menewaskan 121 orang, menjadikannya yang paling mematikan dalam sejarah Brasil.

Pencurian Mahkota Kerajaan di Louvre Prancis, Pakar Sebut Barang Curian Akan Hilang Selamanya

22 Oktober 2025 - 09:22 WIB

Pencurian mahkota Kerajaan di Louvre jadi aib nasional Prancis. Polisi buru geng spesialis perhiasan lintas Eropa.

Industri Film Dunia Tetap Melaju di Tengah Ancaman Tarif Trump

19 Oktober 2025 - 10:29 WIB

Ancaman tarif 100 persen dari Donald Trump tak hentikan produksi global seperti Star Wars: Starfighter. Industri film tetap melaju.

Aksi ‘No Kings’ di AS, Ribuan Warga Protes Kebijakan Trump

19 Oktober 2025 - 07:59 WIB

Ribuan warga AS turun ke jalan dalam aksi No Kings memprotes kebijakan Donald Trump yang dinilai mengancam demokrasi dan kebebasan sipil.

Tercatat Sejarah: Trump Umumkan Perang Gaza Berakhir

14 Oktober 2025 - 08:34 WIB

Hamas bebaskan sandera terakhir, Trump nyatakan perang Gaza berakhir. Dunia sambut babak baru perdamaian Timur Tengah.
Trending di Internasional