Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Korea Utara dan Rusia Bangun Jembatan Pertama di Perbatasan

badge-check


					Upacara peletakan batu pertama jembatan penghubung Korea Utara dan Rusia Perbesar

Upacara peletakan batu pertama jembatan penghubung Korea Utara dan Rusia

Moskow – Korea Utara dan Rusia mengumumkan dimulainya pembangunan jembatan jalan raya pertama yang menghubungkan kedua negara, menandai langkah besar dalam hubungan bilateral yang kian erat di tengah ketegangan geopolitik global.

Pembangunan jembatan sepanjang 1 kilometer di atas Sungai Tumen—yang memisahkan Korut dari Rusia dan Tiongkok—dilaporkan oleh kantor berita TASS dan KCNA pada Kamis (1/5/2025). Proyek ini diperkirakan rampung dalam waktu satu setengah tahun.

“Ini akan menjadi monumen bersejarah dalam hubungan persahabatan kami,” ujar Perdana Menteri Korea Utara Pak Thae Song dalam upacara peletakan batu pertama yang dilakukan serentak di kota perbatasan masing-masing negara melalui video konferensi.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menyebut proyek ini sebagai “tonggak besar” bagi kerja sama bilateral. “Kami sedang membangun dasar yang andal untuk komunikasi yang terbuka dan saling menguntungkan,” kata Mishustin seperti dikutip kantor berita TASS.

Perluasan Jalur Perdagangan dan Pariwisata

KCNA menyebut bahwa jembatan tersebut akan memfasilitasi perjalanan lintas batas, mendorong pertukaran wisatawan, serta memperlancar peredaran barang. Saat ini, satu jembatan kereta api dan layanan penerbangan sudah menghubungkan Rusia dan Korea Utara. Namun, pembangunan jembatan jalan raya akan menjadi penghubung darat permanen pertama sejak Perang Dingin berakhir.

Meski perdagangan luar negeri Korea Utara masih didominasi oleh Tiongkok—dengan 97% transaksi pada 2023—Rusia kini tampil sebagai mitra strategis yang kian penting, terutama dalam konteks dukungan militer dan teknologi.

Sejak Februari 2024, Rusia telah mulai mengirimkan wisatawan ke Korea Utara di tengah pelonggaran pembatasan pandemi. Namun, tur kelompok asal Tiongkok—yang sebelumnya menyumbang lebih dari 90% kunjungan wisatawan asing—masih belum kembali beroperasi.

Aliansi Militer yang Meningkat

Proyek infrastruktur ini berlangsung setelah Korea Utara secara terbuka mengakui telah mengirimkan pasukan tempur untuk membantu Rusia. Dimana pasukan mereka ikut berperan dalam merebut kembali wilayah Kursk yang sebelumnya sempat dikuasai Ukraina.

Menurut intelijen Korea Selatan, sekitar 15.000 tentara Korea Utara telah dikerahkan ke Rusia, dengan 4.700 di antaranya tewas atau terluka. Sebagai imbalannya, Moskwa memberikan rudal pertahanan udara, perangkat peperangan elektronik, drone, dan teknologi peluncuran satelit pengintai.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin lalu mengucapkan terima kasih kepada Korea Utara dan menyatakan tidak akan melupakan “pengorbanan para prajurit Korea Utara” demi Rusia.

Jalan Baru di Tengah Ketegangan Global

Pembangunan jembatan ini tidak hanya simbol konektivitas fisik, tetapi juga mencerminkan perubahan peta diplomasi global. Korea Utara, yang sebelumnya sangat bergantung pada Tiongkok, kini tampak memperluas sayap ke Rusia sebagai mitra strategis dan militer.

Proyek ini menjadi bagian dari arsitektur baru hubungan bilateral yang semakin erat, seiring meningkatnya isolasi kedua negara dari dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional