Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

News

Menpora: Hadiah Rolex Prabowo untuk Timnas Bersifat Pribadi

badge-check


					(foto: Antara) Perbesar

(foto: Antara)

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menegaskan bahwa hadiah berupa jam tangan mewah Rolex dari Presiden Prabowo Subianto kepada pemain Timnas Sepak Bola Indonesia merupakan bentuk apresiasi pribadi. Hal ini, menurut Dito, tidak mencerminkan perlakuan istimewa kepada satu cabang olahraga tertentu.

Dito menyampaikan pernyataan ini untuk merespons kritik dari sejumlah pihak, termasuk mantan atlet wushu nasional, Lindswell Kwok, yang menilai adanya ketimpangan dalam penghargaan dan dukungan terhadap berbagai cabang olahraga.

“Ini bentuk apresiasi pribadi Presiden atas sejarah yang ditorehkan Timnas. Kita harus akui, mereka sudah menembus proses tertinggi dalam kualifikasi Piala Dunia. Tapi bukan berarti cabang olahraga lain diabaikan,” kata Dito dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Apresiasi Bukan Hanya untuk Sepak Bola

Dito menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memiliki kepedulian yang luas terhadap dunia olahraga, bukan hanya sepak bola. Ia menyebut bahwa Prabowo, bahkan sebelum menjabat Presiden, juga pernah memberikan penghargaan secara pribadi kepada seluruh kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana beliau secara spontan memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga. Ini mungkin tidak banyak diberitakan, tapi beliau benar-benar peduli,” ujarnya.

Target Prestasi Tiga Ajang Internasional

Menpora menambahkan, pemerintahan Prabowo-Gibran berkomitmen meningkatkan prestasi olahraga nasional, terutama di tiga ajang utama: Asian Games, Olimpiade, dan Piala Dunia.

“Apresiasi dan bonus akan diberikan kepada siapa pun yang mencetak sejarah, baik itu di Olimpiade, Asian Games, atau Piala Dunia. Tidak ada yang dibeda-bedakan,” kata Dito.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru menilai adanya ketimpangan, karena menurutnya banyak cabang olahraga yang telah dan akan terus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Bukti Dukungan: Fasilitas dan Anggaran

Menpora menyebutkan bahwa selama ini Presiden Prabowo aktif mendukung pengembangan olahraga, termasuk cabang olahraga seperti berkuda dan polo. Bahkan, ia turut membangun fasilitas pelatnas di Bekasi.

Selain itu, Kemenpora kini mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar untuk pembinaan atlet nasional.

“Alhamdulillah, Kemenpora menjadi salah satu kementerian yang mendapatkan keistimewaan dalam anggaran pelatnas. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius mendukung seluruh cabang olahraga secara merata,” ujarnya.

Dito berharap dengan alokasi anggaran dan perhatian yang lebih besar, prestasi atlet Indonesia di tingkat internasional bisa terus meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawa Timur Kondusif: Ibu Khofifah dan Mas Emil Fokus Melayani Program Pro Rakyat

26 Agustus 2025 - 11:52 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral

26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani siapkan dana untuk Badan Otorita Pantura dan Badan Industri Mineral yang baru dilantik Presiden Prabowo.

Hotel Syariah di Mataram Dapat Tagihan Royalti karena Setel Murotal

25 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Hotel Grand Madani Mataram kena tagihan royalti Rp 4,4 juta dari LMKN usai setel murotal. Manajemen tunggu aturan jelas sebelum bayar.

Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak

24 Agustus 2025 - 10:12 WIB

PT KAI tolak usulan DPR soal gerbong khusus perokok. Semua layanan kereta api tetap bebas asap rokok demi kenyamanan dan kesehatan penumpang.

Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS

23 Agustus 2025 - 09:10 WIB

PT BMS Foods buka suara soal udang terkontaminasi radioaktif yang ditarik FDA. Ekspor ke Amerika ditangguhkan sementara.
Trending di News