Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Pembajakan Kereta di Pakistan: Fakta dan Kronologi

badge-check


					BLA Meledakkan Rel Kereta Pakistan Perbesar

BLA Meledakkan Rel Kereta Pakistan

Pasukan keamanan Pakistan sedang melakukan operasi penyelamatan untuk membebaskan puluhan penumpang yang disandera oleh militan separatis yang membajak kereta mereka di barat daya negara itu pada hari Selasa (11/3/2025).

Berikut adalah gambaran tentang apa yang terjadi dan situasi saat ini.

KERETA

Jaffar Express sedang menuju kota Peshawar di provinsi Khyber Pakhtunkhwa dari Quetta, ibu kota provinsi Balochistan, dengan 425 orang di dalamnya ketika diserang. Penumpang termasuk personel dari tentara Pakistan dan pasukan keamanan lainnya yang sedang bepergian dalam cuti.

SERANGAN

Militan meledakkan rel kereta api dan menembaki kereta, membunuh masinis dan menjebak lokomotif di dalam terowongan sebelum mengambil alih kendali. Beberapa dari mereka yang diselamatkan mengatakan mereka merunduk saat penembakan dimulai, sementara yang lain menceritakan tentang penumpang yang terluka atau terbunuh.

OPERASI PENYELAMATAN

Pasukan keamanan telah meluncurkan operasi besar untuk membebaskan sandera, mengerahkan pasukan khusus dan helikopter, dan sejauh ini 155 penumpang telah diselamatkan. Sekitar 27 militan juga telah tewas, kata sumber. Namun, penyerang yang mengenakan bom bunuh diri, yang duduk di sebelah beberapa sandera, membuat upaya penyelamatan menjadi lebih sulit.

TUNTUTAN

Kelompok bersenjata etnis Tentara Pembebasan Baloch (BLA), yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, telah menuntut pembebasan tahanan politik Baloch, aktivis, dan orang hilang yang mereka katakan diculik oleh militer, dalam waktu 48 jam. Mereka mengancam akan mulai mengeksekusi sandera jika pemerintah tidak memenuhi tuntutan tersebut.

RESPON PEMERINTAH

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, telah mengutuk serangan itu dan mengatakan bahwa pejabat keamanan sedang “mengusir” para militan. Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi menyebut para penyerang sebagai “musuh” Pakistan dan berjanji untuk menggagalkan konspirasi mereka untuk mengacaukan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional