Menu

Mode Gelap
Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Tunangan Siapa Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Perokok? KAI Tegas Tolak Terkontaminasi Radioaktif, Kemendag Hentikan Ekspor Udang Indonesia ke AS Prabowo Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka KPK Buruh Rencanakan Demo Nasional 28 Agustus: Ini Tuntutannya! Penampilan Drumband MTS 7 Sungai Bahar Diberhentikan saat HUT RI karena Ultah Istri Camat

Internasional

Situs X Down: Serangan Siber Diduga Penyebabnya

badge-check


					Akun X Penulis juga Tidak Bisa Diakses Dengan Sempurna pada Selasa (11/3/2025) Perbesar

Akun X Penulis juga Tidak Bisa Diakses Dengan Sempurna pada Selasa (11/3/2025)

Texas – Ribuan pengguna di seluruh dunia melaporkan bahwa mereka tidak bisa mengakses situs media sosial X pada hari Senin (10/3/2025). Gangguan ini terjadi selama beberapa jam dan menyebabkan frustrasi di kalangan pengguna yang bergantung pada platform tersebut untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi.

Menurut laporan dari situs pemantauan Down Detector, masalah pertama kali dilaporkan sekitar pukul 17:30 WIB. Pengguna melaporkan bahwa mereka tidak dapat memuat feed utama, mengakses notifikasi, atau mengirim pesan. Beberapa di antaranya bahkan melihat pesan error dari Cloudflare, penyedia layanan jaringan, yang menyatakan bahwa “server web mengembalikan kesalahan yang tidak diketahui”.

Elon Musk, pemilik situs X, mengungkapkan bahwa gangguan ini disebabkan oleh serangan siber besar-besaran. Dalam sebuah postingan di X, Musk menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh kelompok besar yang terkoordinasi atau mungkin melibatkan sebuah negara.

Simpatisan Ukraina Atau Pro Palestina?

Dalam wawancaranya di Fox Business Network pada sore hari, Musk mengatakan kepada Larry Kudlow bahwa mereka “masih belum yakin apa yang sebenarnya terjadi,” tetapi mereka telah melacaknya ke “alamat IP yang berasal dari wilayah Ukraina.”

Di tempat lain, kelompok ‘hacktivist’ pro-Palestina yang dikenal sebagai Dark Storm mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut melalui halaman Telegram mereka. Namun, mereka tidak menyertakan bukti konkret bahwa mereka berada di balik gangguan tersebut.

Para ahli keamanan siber menyampaikan bahwa sulit untuk menilai situasi ini tanpa akses langsung ke sistem internal X. Mereka juga menyebutkan bahwa serangan jenis denial-of-service (DoS) seperti ini, yang membanjiri server dengan lalu lintas palsu, memang sulit dilacak hingga ke pelaku aslinya.

Gangguan ini terjadi di tengah sorotan terhadap peran Musk yang semakin kontroversial. Sejak menjadi penasihat senior Presiden AS Donald Trump dan memimpin Department of Government Efficiency (DOGE), Musk telah memangkas ribuan pekerjaan pemerintah dan mengurangi anggaran federal secara drastis. Langkah-langkah ini, ditambah dengan kritiknya terhadap Ukraina dalam konfliknya dengan Rusia, telah memicu spekulasi bahwa serangan siber ini mungkin bermotif politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korea Selatan Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

28 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Korea Selatan resmi larang penggunaan ponsel di sekolah mulai Maret 2026, guna atasi kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Hujan Deras di Himalaya Tewaskan 36 Orang, India Buka Bendungan

28 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Hujan deras di Himalaya tewaskan 36 orang di India, buka bendungan besar, dan picu peringatan banjir di tiga sungai Pakistan.

Serangan Israel di RS Nasser, Tewaskan 5 Jurnalis

26 Agustus 2025 - 09:28 WIB

Serangan Israel ke RS Nasser Gaza tewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis dari Reuters, AP, dan Al Jazeera. Dunia kecam tragedi ini.

H&M Buka Toko Pertama di Brasil, Fokus pada Produksi Lokal

24 Agustus 2025 - 08:55 WIB

H&M membuka toko pertamanya di Brasil dengan fokus pada produksi lokal, fesyen inklusif, dan rencana ekspansi ke berbagai kota besar.

Trump Ancam Sanksi Baru Rusia Jika Tak Ada Kesepakatan Damai di Ukraina

23 Agustus 2025 - 07:24 WIB

Trump ancam jatuhkan sanksi baru pada Rusia jika tak ada kemajuan damai Ukraina dalam dua pekan. Zelenskiy tuding Moskow sengaja menghindar.
Trending di Internasional